
Keprisatu.com – FORKI Kepri Series 1 Karate Championship 2026 digelar sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan atlet Kepulauan Riau menuju kejuaraan nasional PB FORKI yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Ajang ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai tolok ukur sejauh mana kualitas teknik, mental bertanding, dan konsistensi performa karateka Kepri sebelum tampil di level nasional.
Melalui kejuaraan berjenjang seperti Series 1, Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kepulauan Riau melakukan proses pembinaan sekaligus seleksi yang lebih terukur. Setiap pertandingan menjadi sarana evaluasi untuk memastikan atlet yang disiapkan benar-benar matang dan layak bersaing dengan karateka terbaik dari provinsi lain di Indonesia.
Kejuaraan yang resmi digelar di Mall Botania 2, Kota Batam, Jumat (23/1/2026), ini dibuka dengan kehadiran Ketua Umum KONI Kepri. Kehadiran pimpinan olahraga daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan karate di Kepri, sekaligus penegasan komitmen bersama dalam menyiapkan atlet berdaya saing tinggi menuju panggung nasional.
Ketua Pelaksana FORKI Kepri Series 1, Rizkiki Andini, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti 19 kontingen, terdiri dari 17 perguruan karate se-Kepulauan Riau dan dua pengurus cabang FORKI kabupaten. Antusiasme tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran perguruan dan daerah terhadap pentingnya kompetisi sebagai bagian dari peningkatan kualitas atlet.
Sebanyak 745 kelas dipertandingkan dalam kejuaraan ini, dengan 515 kelas kategori umum yang menggunakan standar berat badan World Karate Federation (WKF), 217 kelas kategori festival, serta 13 kelas kategori beregu. Ragam kategori ini dirancang untuk menjaring potensi atlet sejak usia dini hingga level prestasi, sekaligus memberi ruang uji tanding yang merata.
Melalui FORKI Kepri Series 1, diharapkan lahir atlet-atlet karate yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing dan membawa nama Kepulauan Riau di kejuaraan nasional mendatang. Kejuaraan ini menjadi pijakan penting menuju April 2026, saat para karateka terbaik Kepri ditantang membuktikan kualitasnya di panggung nasional.
Kejuaraan yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 Januari 2026 ini dipimpin oleh wasit dan juri yang telah mengikuti proses penataran, penyegaran, serta akreditasi resmi FORKI pada 22 Januari 2026, guna memastikan kualitas pertandingan dan menjunjung tinggi sportivitas kompetisi.
Ketua Umum FORKI Kepri, Banyu Ari Nopianto, menegaskan bahwa series pertama ini menjadi langkah awal penjaringan atlet berprestasi menuju level yang lebih tinggi.
“Melalui series yang kami adakan ini, mulai dari series 1, 2, hingga 3, atlet akan diukur dengan sistem poin saat bertanding. Akumulasi poin itulah yang menjadi dasar apakah atlet tersebut pantas melaju ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Banyu.
Ia menambahkan, kejuaraan ini juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter atlet muda melalui olahraga karate yang menanamkan disiplin sejak usia dini.
Melalui penyelenggaraan FORKI Kepri Series 1 ini, diharapkan lahir atlet-atlet karate potensial Kepulauan Riau yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Ketua Umum KONI Kepulauan Riau, Usep RS, menyampaikan apresiasi kepada Pengprov FORKI Kepri atas langkah serius dalam mempersiapkan atlet menuju kejuaraan nasional. Menurutnya, pelaksanaan FORKI Kepri Series 1 Karate Championship menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet dilakukan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Usep RS menilai, kejuaraan berjenjang seperti ini sangat penting untuk memetakan kemampuan atlet sekaligus mengasah mental bertanding sebelum tampil di level nasional. Ia menegaskan, Kejurnas bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga tolok ukur sejauh mana kualitas pembinaan olahraga daerah mampu bersaing dengan provinsi lain di Indonesia.
“KONI Kepri tentu mendukung penuh langkah FORKI yang konsisten menyiapkan atlet melalui kompetisi resmi. Harapannya, atlet yang berangkat ke Kejurnas nanti benar-benar siap secara teknik, fisik, dan mental, sehingga mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional,” ujar Usep RS. (KS03)