Karimun

Berhasil Jebol Plafond, Hape-hape Mahal ini Digondol Maling

ilustrasi

Keprisatu.com – Keluar dari bui (penjara) tak lantas serta merta membuat residivis satu ini kapok. Bahkan mengaku terdesak kebutuhan ekonomi, pelaku mengulangi lagi perbuatan yang menyenangkannya sendirian. Padahal dia sudah bebas sejak 2018.

Seperti aksi pemuda warga Puakang Karimun. Dia terpaksa diringkus Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun. Pemuda bernama Irfan itu terpaksa dibekuk di kos-kosan tempat tinggalnya, Rabu (17/6/2020).

Dalam Konferensi Pers yang dipimpin Kapolres Karimun AKBP DR. Muhammad Adenan mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku setelah korban pemilik toko ponsel melaporkan ke polisi.

Kapolres Karimun, AKBP DR. Muhammad Adenan

Kapolres Karimun AKBP DR. Muhammad Adenan mengatakan  pelaku  merusak plafon toko ponsel dan mengambil barang-barang milik korban. “Modus nya pelaku mencuri  dengan cara membuka atap dan merusak plafon menggunakan 1 obeng warna biru & 1 tang warna merah,” katanya.

Kasus ini sendiri terungkap dari laporan korban,  Hayss Nova yang pada Jumat, 05 Juni 2020 pukul 14.00 Wib bermaksud membuka Toko Nekir Phone miliknya. Setelah membuka pintu korban melihat  ruangan  berantakan dan atap plafon telah bolong.

Eh ternyata, rasa penasaran korban mengingatkannya untuk melihat  closed circuit television (CCTV) yang ada dalam ruangan. Saat dicek, ternyata hamper 10 hape berbagai merek hilang begitu juga 6 Powerbank merk Roboot dan 1 speaker Bluetooth merk JBL,” ungkap  Muhammad Adenan, yang didampingi Kasatreskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono. Hasil penyelidikan, pelaku adalah residivis tahun 2018 dan sudah bebas.  pelaku Irfan pun harus berurusan lagi dengan polisi. (joe/r)