Syailendra Reza, Ketua Bawaslu Kota Batam saat bersama Pjs Walikota Batam

Keprisatu.com – Bawaslu membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon Pengawas TPS (PTPS).

Kesempatan ini dibuka dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, Bawaslu Kota Batam berdasarkan Peraturan Badan Pengawasan Pemilihan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019.

Lowongan ini memerlukan 2175 Pengawas di TPS. Hak ini dikatakan Ketua Bawaslu Kota Batam Syailendra Reza mengatakan, persyaratan Pengawas TPS tersebut yakni Warga Negara Indonesia,

Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil, memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu,” ujar Ketua Bawaslu Kota Batam Syailendra Reza, Kamis (1/10/20).

Selain itu harus berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat, pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan/desa setempat, mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 tahun pada saat mendaftar sebagai calon Pengawas TPS, mengundurkan diri jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon.

“Tidak pernah dipidana penjara selama 5 tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan;

Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih dan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu,” ungkapnya.

Yang ingin mendaftarkan diri, Reza mengatakan agar mengajukan surat lamaran yang ditujukan kepada Panwaslu Kecamatan setempat dengan melampirkan foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL)/surat keterangan dari Disdukcapil yang masih berlaku. Pas foto setengah badan terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar.

“Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan oleh pejabat berwenang atau cukup menyerahkan fotocopy ijazah terakhir dengan menunjukkan ijazah asli, daftar riwayat hidup, surat pernyataan bermaterai dan surat pernyataan bermaterai yang memuat,” bebernya.

Berhubung dimasa pandemi Covid-19 saat ini, pelamar juga harus bersedia melaksanakan pemeriksaan rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau menggunakan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau otoritas kesehatan dalam hal layanan rapid test atau RT-PCR tidak tersedia.

Bersedia mengikuti protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 saat menjalankan tugas sebagai Pengawas TPS apabila terpilih.

Bersedia ditempatkan di semua TPS dalam wilayah kelurahan/desa sesuai alamat domisili yang bersangkutan.

Pelamar melampirkan keterangan atau bukti lain yang mendukung kompetensi pelamar sebagai dasar penilaian dalam seleksi administrasi.

“Formulir berkas administrasi calon anggota Pengawas TPS dan keterangan lebih lanjut dapat diperoleh dengan Unduh pada link di website Bawaslu Kota Batam,” pungkasnya. (ks14)

Editor : Tedjo