Bantuan untuk warga Batam-Bintan terdampak Banjir dan bencana awal tahun

Keprisatu.com – Bencana hujan, angin kencang, puting beliung dan gelombang pasang tinggi,  terjadi pada tanggal 1 Januari 2021. Bahkan bencana ini kembali melanda pada 12 Januari 2021.

Di saat awal memasuki Tahun Baru 2021 ada juga bencana  bencana longsor, banjir dan gelombang pasang tinggi yang melanda Provinsi Kepri. Bencana ini telah mengakibatkan kerusakan harta benda, kehilangan rumah dan juga korban jiwa.

Perkumpulan Lions Indonesia di Zona 1 Kepri – Batam dan Bintan, dalam tanggap bencana yang terjadi telah mendapat bantuan dana sebesar Rp. 140juta (USD10.000) dari Lions Clubs International Foundation (LCIF Alert Grant For Disaster Relief).

Bantuan ini untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Sebanyak 425 paket bantuan berupa makanan, air mineral, selimut, tikar/kasur, obat-obatan dan alat kebersihan, untuk diberikan kepada masyarakat terdampak bencana banjir longsor di Bintan.

Rinciannya; 125 paket untuk warga Batu 13 dan Kampung Pisang, Kijang Kota.

Sementara, sementara di Batam , paket bantuan disampaikan ke  300 KK di Kelurahan Tiban lama, Tiban Baru, Tg Riau, Tg. Sengkuang, Kampung Seraya, Sungai Jodoh, Bengkong Sadai, Pelita, Tanjung Uma, Buliang, Sambau, Teluk Mata Ikan, Nongsa Pantai.

“Untuk warga terdampak di Batam disalurkan sebanyak 300 paket.di 11 Kelurahan, sementara untuk Bintan sebanyak 125 paket hanya di 2 lokasi yang cukup berat terdampaknya, banjir sampai 2 meter tingginya,” kata Lion Alvine, ketua pelaksana tanggap bencana dari Lions Clubs Batam.

Menurutnya, semua paket bantuan dari LCIF, International sudah dilaksanakan pada tanggal.8, 10, 12 dan 17 Januari lalu. “Kami masih ada satu kegiatan bantuan yang akan dilaksanakan besok untuk warga Batu Merah, yang rumahnya disapu ombak”, kata Lion Alvine, ketua pelaksana tanggap bencana dari Lions Clubs Batam.

“Semoga dengan dana bantuan yang diupayakan oleh Distrik 307 A1 dari grant alert LCIF dapat sedikit meringankan beban warga masyarakat yang terdampak di Batam dan Bintan di tengah beratnya beban ekonomi karena pandemi covid dan ditimpa bencana banjir longsor pula”, demikian pernyataan yang disampaikan Gubernur Distrik 307A1 Evi Lasma Pohan. (KS03-R)

Editor : Joko