Keprisatu.com – Coronavirus Disease 19 atau disebut   Covid-19.  Konon, virus ini pertama kali muncul di Kota Batam pada 19 Maret 2020.

Sedikit menengok ke belakang saat mula bercokolnya virus Corona ini di Batam, saat itu Walikota Batam HM Rudi,  merilis langsung di Kantor Pemko Batam untuk pertama kalinya pada Kamis 19 Maret 2020

Saat itu, Rudi merilis informasi seorang wanita yang terpapar Covid-19.  Proses tracing (penelusuran) pun dilakukan , hingga terhadap 60 orang  close contact.

Terus menerus menjalani perawatan, akhirnya pasien wanita yang dirawat di RSUD Embung Fatimah itu , akhirnya sembuh. Virus Covid-19 berakhir?

Ternyata, pasien yang dinyatakan positif Covid019 dan dirawat persis pada tanggal 19 Maret 2020 itu, baru pasien pertama.

Jumlahnya kian bertambah hingga 31 Maret 2020, jumlahnya bertambah menjadi 3 orang. Dari sinilah, angka penambahan kasus Covid-19 tersebut terus merangkak naik hingga mencapai empat digit angka.

Berikut Keprisatu.com sajikan data perkembangan jumlah kumulatif pasien Covid-19 dari  Maret hingga September 2020 yang dirilis dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam

1.Bulan Maret jumlah kumulatif  3 orang

2. Bulan April jumlah kumulatif 30 orang

3. Bulan Mei jumlah kumulatif  128 orang

4. Bulan Juni jumlah kumulatif 227 orang

5. Bulan Juli jumlah kumulatif 332 orang

6. Bulan Agustus jumlah kumulatif 667 orang

7. Bulan September (berjalan) jumlah kumulatif 575 orang (data per 28 September 2020)

Dari data yang dirilis dari Tim  Gugus Covid-19 Kota Batam selama tujuh bulan berjalan tersebut, terlihat bahwa terjadi penambahan kasus Covid-19  selama tiga bulan berturut turut yang jumlahnya menyentuh tiga (3) digit angka .

Ledakan terbesar penambahan kasus Covid-19  terjadi di Bulan September 2020 dimana jumlahnya mencapai 908 orang. Sebelumnya di Bulan Agustus 2020 penambahan kasus Covid-19 yang mencapai 335  dan di Bulan Juli 2020 penambahan kasus Covid-19  mencapai 105 orang.

Selain penambahan kasus , Tim Gugus Covid-19 Kota Batam juga merilis jumlah pasien sembuh dimana saat ini sudah 1.002 warga Batam terkonfirmasi , dinyatakan sembuh dan bisa pulang. (tedjo)