Tak ikuti protkes,tempat usaha ditegur satpol

Keprisatu.com – Tim Gabungan terdiri dari unsur Satpol PP, TNI, Polri dan OPD kembali melakukan razia protokol kesehatan (protkes) pada Kamis (11/2/2021).

Dari razia tersebut terdapat 10 tempat usaha yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan (protkes).

Kasatpol PP Kota Batam, Salim mengatakan, razia protkes kemarin konsentrasi di dua Kecamatan saja yakni Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Lubuk Baja. Kata dia, kedua Kecamatan tersebut dirazia karena statusnya masih zona merah.

“Kami razia ini untuk melakukan penegakan disiplin protkes dan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPLM) untuk menekan penyebaran Covid-19,” kata Salim, Sabtu (13/2/2021).

Salim mengatakan, dari razia tersebut, ada 10 pelaku usaha yang melanggar dan tidak mematuhi prokes sesuai dengan Perwako Nomor 49 Tahun 2020 seperti menjaga jarak dan lain sebagainya.

“Ada dua pelaku usaha di Kecamatan Batam Kota dan delapan di Kecamatan Lubuk Baja. Kami langsung berikan teguran secara tertulis. Bila melakukan pelanggaran dan itu berulang terus, kita tingkatkan berupa sanksi sosial, denda materi atau cabut izin usahanya,” tegasnya.

Ia menilai, Kota Batam telah melewati puncak gelombang kasus Covid-19 tertinggi. Memang saat ini jumlah kasus fluktuatif, namun cenderung menurun berdasarkan data update Covid-19 hingga 12 Februari 2021 tingkat kasus aktif 3,1 persen.

“Setelah grafiknya sampai ke puncak, sekarang ini fase penurunan. Jangan sampai gelombang naik lagi. Kalau masyarakat lalai, maka terjadi lagi gelombang naik”, terangnya.

Tidak melulu menindak, petugas gabungan juga memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan 5-M. Diantaranya memakai masker yang benar, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum atau sesudah beraktifitas, serta menjaga jarak berinteraksi di ruang publik, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Hal tersebut, dilakukan sebagai upaya dan wujud kepedulian bersama dalam mendukung pemerintah guna memutus mata rantai penularan covid-19. Diharapkan, adanya kesadaran dari pelaku usaha dan masyarakat untuk turut mendukung upaya pencegahan virus corona ini dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga pandemi covid-19 lekas berakhir, dan kita bisa beraktifitas seperti biasa untuk menuju masyarakat yang lebih sehat, aman, maju dan produktif,” pungkasnya.(ks10).

Editor : Joko