Kawasan pariwisata Pantai Trikora Bintan menjadi alternatif bagi warga lokal Kepri untuk liburan di masa pandemi Covid-19.

Keprisatu.com – Warga lokal Batam Provinsi Kepri, yang hendak liburan ke Lagoi Bintan, jangan buru-buru berangkat! Jika tak punya dokumen rapid test, lupakan niat liburan tersebut. Atau alternatifnya ke Pantai Trikora saja. Musababnya pasti Lagoi akan melakukan pemblokiran?

Petugas satuan keamanan nampak bersiap di pintu masuk kawasan pariwisata terpadu Lagoi. Mereka memberikan perlakuan ketat terhadap warga Batam, Provinsi Kepri. Jika tidak bisa menunjukkan rapid test nonreaktif, pasti akan kena blokir. Meskipun Batam masih satu provinsi dengan Lagoi Bintan.

Pertama, beberapa petugas keamanan di pintu masuk akan memeriksa kartu tanda penduduk (KTP). Jika ber-KTP Batam, harus punya syarat dokumen rapid test nonreaktif.

Akibat pengetatan itu banyak warga Batam tertahan dan tidak bisa masuk Lagoi, lantaran tidak punya rapid test. Sebagian mereka terpaksa balik kanan alias memutar kendaraannya karena ketidaktahuan terhadap syarat tersebut.

Perlakuan ini tak terkecuali bagi pekerja yang sudah lama tinggal di Tanjungpinang, tapi masih ber-KTP Batam. Pasti kena blokir juga. Tidak ada toleransi. Padahal, sebagaimana selama ini, banyak warga ber-KTP Batam tapi bekerja dan tinggal di Tanjungpinang. Sebaliknya banyak yang ber-KTP Tanjungpinang, tinggal dan bekerja di Batam. Tanjungpinang dan Batam sudah seperti satu rumah.

BACA JUGA: Pengelola Lagoi Usir Warga Lokal Kepri

Petugas keamanan di pintu masuk Lagoi sendiri tidak memblokir pengunjung yang ber-KTP Bintan. Juga tidak memblokir yang ber-KTP Tanjungpinang. Mereka bisa melenggang masuk tanpa rapid test, yang penting menunjukkan KTP Bintan atau Tanjungpinang.

Ketika hal ini coba mengonfirmasinya kepada salah satu eksekutif PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) selaku pengelola Lagoi, Edy Martha hanya berkata singkat. ”Silakan kontak Satgas Covid ya…,” kata Edy Martha melalui pesan WhatsApp, Ahad (27/12/2020).

Sebelumnya kepada seorang calon pengunjung Lagoi, Edy Martha mengakui untuk yang ber-KTP Batam memang harus membawa syarat hasil rapid test nonreaktif.

Dalam catatan media daring ini, sejauh ini belum ada kebijakan khusus baik dari Pemprov Kepri maupun Gugus Tugas Covid-19 Kepri berupa syarat rapid test nonreaktif untuk perjalanan lokal antar Batam dan Bintan. Juga belum pernah ada sosialisasi khusus dari Pemko Batam untuk warganya, agar mempersiapkan rapid test sebelum berkunjung ke Lagoi Bintan.

Pun, dalam data Satgas Covid-19 Nasional per tanggal 28 Desember 2020, menunjukkan tidak ada perbedaan zonasi antara Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Sama-sama masuk dalam daftar zona oranye (risiko sedang) penularan Covid-19. (ks04)