Keprisatu.com – Dinas Pariwisata Kepri mengungkapkan pihaknya sedang mempersiapkan agar turis mancanegara kembali bisa berkunjung ke Kepri. Pembukaan akses turis itu, tahap awal untuk kawasan pariwisata Lagoi Bintan, Kepri.

Persiapan pembukaan kawasan wisata Lagoi itu sebagai salah satu upaya memulihkan pariwisata Kepri yang terimbas dampak pandemi covid-19. Sepanjang tahun 2020, angka kunjungan turis ke Kepri turun hingga 85 persen jika membandingkannya dengan tahun 2019.

“Rencana pembukaan ini kita sedang usahakan Maret ini. Terutama untuk kawasan wisata Lagoi, Pulau Bintan, Kepri,”ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, Rabu (10/2/2021).

Buralimar menjelaskan pembukaan kawasan wisata Lagoi Bintan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dia pun berharap agar kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kepri terus melandai, agar uji coba pembukaan pintu bagi turis asing ini bisa berjalan.

BACA JUGA: Kondisi Wisata Batam-Bintan Lebih Parah dari Bali

Dari sisi penerapan protokol kesehatan, Lagoi Bintan akan lebih siap karena merupakan kawasan wisata terpadu dengan pintu akses khusus. Warga Kepri yang akan memasuki kawasan Lagoi Bintan, pun harus dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Pembukaan akses untuk turis asing, lanjut Buralimar, sudah ia sampaikan kepada pihak manajemen Lagoi. Terlebih adanya target kunjungan 2,6 juta wisatawan asing pada tahun 2021.

Bahkan, menurut Buralimar, sudah ada pembicaraan antara pihak manajemen Lagoi dengan Singapura, karena ini merupakan antar negara.

Buralimar menyebut kembali angka kunjungan turis asing pada 2020 menurun hingga 85 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pemprov Kepri, katanya, pun telah mengajukan agar Kepri menjadi tuan rumah event wisata untuk menarik turis-turis tersebut. Pengajuan itu telah disampaikan Buralimar kepada Menteri Parekraf untuk bikin event-event nasional dan internasional di Kepri, seperti ASEAN Jazz Festival, maraton dunia dan seperti di Lagoi ada beberapa event internasional lainnya. (ks04)

editor: arham