Jajaran Ditpolairud Polda Kepri, melakukan evakuasi jasad pria tak dikenal di Perairan Batuampar. Foto Dok Ditpolairud Polda Kepri

Keprisatu.com – Lagi. Sesosok jasad manusia ditemukan dalam kondisi mengapung di Perairan Batuampar Selasa (9/6/2020) sekitar pukul 09.45 WIB. Dari informasi laporan yang dihimpun dari Ditpolairud Polda Kepri, jasad lelaki tersebut, tidak bisa dikenali lantaran tidak ada satupun identitas yang melekat di tubuhnya.

Sosok jenazah berkelamin laki laki itu, ditemukan hanya berselang tiga hari sejak ditemukannya sesosok jasad pria di Perairan Tanjunguncang tak jauh dari PT Batam Max Kecamatan Batuaji, Ahad (7/6/2020) lalu.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Adi (38), nelayan asal Tanjunguma, Kota Batam. Bersama warga lainnya bernama Romi, penemuan ini langsung dilaporkan ke SAR Ditpolairud Polda Kepri.

Saksi Adi menyebut bahwa ada penemuan mayat mengapung di sekitaran perairan Batu ampar dengan Koordinat pada koordinat 1° 10′ 071″N – 103°59′ 089″ E. Saat ditemukan , jasad tersebut masih menggunakan baju kaos hitam, dan celana jens biru panjang.

Dari laporan yang diterima, Komandan Kapal Polisi XXXI-2005 langsung mendatangi dan melakukan olah tkp setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan KP XXXI-2006, Piket RIB, Sar Ditpolairud, angkatan laut Posal Pantai Stres.

Usai evakuasi korban, petugas langsung membawa korban ke Dermaga Makobar Batuampar menggunakan Speed Boat SAR Ditpolairud. Untuk proses identifikasi dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan Ambulance Ditpolairud. Bagi warga Batam yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melihat langsung ke RS Bhayangkara Polda Kepri.(joe/r)