Ft. Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman menunjukkan barangbukti 7,8 kg shabu

Keprisatu.com – Tiga jaringan pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba jenis shabu, dibekuk polisi. Namun sial bagi pelaku ketiga yang dibekuk polisi hingga ke Indragiri Hilir.

Berniat menyembunyikan ribuan gram shabu di dalam tanah supaya aman, petani ini justru “dijemput” polisi lantaran dua pelaku yang sudah keduluan ditangkap polisi, “bernyanyi” dan menyebut namanya sebagai sumber shabu berasal.

Aksi penjahat narkoba yang sudah berhasil mengedarkan shabu di Batam ini, terungkap saat ekpose kasus di Satres Narkoba Polresta Barelang, Selasa (16/6/2020).

Dalam ekspose, barang bukti shabu seberat 7.794.24 gram ditunjukkan di meja oleh Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman.

Ft. Kasatresnarkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman saat ekspose

“Kita amankan tiga pelaku, barang bukti berupa hampir 8 kilo shabu dari tangan ketiga tersangka,” ungkap Abdul Rahman.

Dijelaskannya, pengungkapan ketiga tersangka bersama barang bukti berawal pad tanggal 10 Juni Polisi mengamankan tersangka inisial E di sebuah hotel di Batam pada pukul 23.30 bersama barang bukti 5,3 gram.

Pengembangan berikutnya dari tersangka E diungkapkan bahwa barang tersebut berasal dari MR.Dari MR kita dapatkan barang bukti 110 gram sabu.

Dari keduanya polisi mengantongi nama H. H inilah sosok yang paling dicari karena dari H barang haram itu berasal. Ternyata H tinggal di Indagiri Hilir, Provinsi Riau.

H yang keseharian mengaku sebagai petani ini, tak berkutik saat didatangi polisi ke rumahnya .

Dengan berat hati H juga mengaku memiliki sabu seberat gram yang ditanam di pohon sebuah pohon di belakang rumah. Saat digali asa 5 paket besar dan lainnya paket kecil. Jumlahnya mencapai 7.794.24 gram.

Tanpa rasa bersalah, H mengaku menemukan paket sabu itu saat memancing . Namun , polisi tak begitu saja percaya.

Abdul Rahman menyatakan apapun pengakuan dari pelaku soal asal barang haram tersebut berasal, ketiganya bakal menghadapi jerat hukum. (joe)