Keprisatu.com- Untuk memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat atau calon pemilih yang akan menggunakan hak suaranya pada Pilkada serentak tahun 2020, pihak KPU, Kepolisian Polresta Barelang dan Bawaslu menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS, Sabtu (21/11/20).

Simulasi ini digelar di dilapangan Bola Kelurahan Teluk Tering Tanjung Riau Sekupang, dan dilakukan semirip mungkin dengan kondisi yang sebenarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi, Ketua KPU Kota, PTPS Kelurahan Teluk Tering, Kapolresta Barelang, Dandim 0316, Kabagops Polresta Barelang dan Kapolsek Sekupang.

Perbedaan yang ada dari Pemilu sebelumnya, dikarenakan pada pelaksanaan pemungutan suara di TPS kali ini di tengah pandemi Covid-19. Dimana dalam pelaksanaan simulasi tadi seluruh proses pemungutan suara dilakukan sesuai protokol kesehatan (Protkes).

Kapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Yos Guntur mengatakan, dalam simulasi tersebut seluruh penyelenggara Pilkada maupun calon pemilih wajib menerapkan protkes. Protkes yang dimaksud yakni seperti penggunaan masker mencuci tangan jaga jarak hingga menggunakan sarung tangan.

“Protkes ini yang membedakan Pemilu sekarang beda dengan yang sebelumnya,” ujarnya.

Dari hasil simulasi didapatkan tata cara atau tahapan yang wajib diikuti calon pemilih saat melakukan pencoblosan di TPS di antaranya, calon pemilih terlebih dahulu mencuci tangan sebelum masuk ke TPS.

“Melakukan pengecekan suhu tubuh dan apabila suhu tubuh calon pemilih dinyatakan normal selanjutnya diarahkan menuju ke KPPS 4 dan 5 untuk melakukan registrasi C6 atau menyerahkan surat pemberitahuan,” katanya.

Selanjutnya juga bagi pemilih dipersilahkan duduk di tempat antrian untuk menunggu panggilan. Pemilih menuju ke meja KPPS 1 untuk mengambil surat suara saat dipanggil, pemilih langsung menuju ke bilik suara untuk melakukan pencoblosan dan usai pencoblosan selanjutnya pemilih menuju ke KPPS 6 untuk memasukkan surat suara ke kotak suara.

“Selanjutnya pemilih menuju ke meja KPPS 7 untuk diberi tanda dengan meneteskan tinta pada jari kelingking,” imbuhnya.

Terhadap pemilih yang dinyatakan memiliki suhu tubuh di atas 37,3°c, akan diarahkan keluar menuju pintu dan bilik suara khusus didampingi oleh KPPS 6 menggunakan APD. Dimana pada Pilkada tahun ini Perhitungan Suara Berbasis IT Dengan Menggunakan Aplikasi SIREKAP di tingkat TPS.

“Dengan dilakukannya simulasi ini diharapkan seluruh masyarakat Kota Batam dapat mengetahui tata cara pemungutan suara yang benar di tengah pandemi Covid-19 dan berharap, Masyarakat Kota Batam dapat menggunakan hak pilih sebaik baiknya,” pungkasnya. (ks14)

Editor : Tedjo