Komisioner KPU Kepri, Arison.
Komisioner KPU Kepri, Arison.

Keprisatu.com – KPU Provinsi Kepri menyebutkan proses pelantikan pasangan Gubernur Kepri terpilih, Ansar Ahmad-Marlin Agustina masih perlu proses. Kalau pun perselisihan hasil pemilihan (PHP) sudah Mahkamah Konstitusi keluarkan, tidak serta merta langsung bisa melakukan pelantikan.

Arison, Komisioner KPU Provinsi Kepri kepada media daring ini, Kamis (11/2/2021), menjelaskan pelaksanaan Pengucapan Putusan/Ketetapan Hakim MK terhadap Perkara nomor 131/PHP.GUB XIX/2021 baru pada pukul 13.00 WIB tanggal 16 Februari 2021. Sehingga kabar pelantikan Ansar-Marlin dalam waktu dekat, itu tidak akan bisa terlaksana.

”Kabar yang ada belum nyambung dengan jadwal penetapan putusan PHP di MK RI. Kalau pun nyambung, masih ada lagi prosesnya,” imbuhnya.

BACA JUGA: Ansar – Marlin Sah Menang Pilkada Kepri 2020

Jika lanjut ke Sidang Pembuktian dan Saksi, Arison memastikan  baru akan selesai pada sekitar awal Maret. Jika tidak lanjut (dissmisal), setelahnya masih ada tahapan Penetapan Calon Terpilih oleh KPU Provinsi. Selanjutnya, Pengajuan Penetapan dan Peresmian Calon Terpilih kepada Kemendagri melalui DPRD dan Pemprov Kepri.

Sebelumnya sumber Investor Daily menyebutkan pelantikan Ansar-Marlin akan bersamaan dengan tiga pasangan gubernur terpilih lainnya. Ketiga pasangan lainnya adalah pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan, pemenang Pilkada Kalimantan Utara, Olly Dondokambey–Steven Kandouw (Sulawesi Utara), dan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir (Sulawesi Selatan).

BACA JUGA: Ansar-Marlin Dikabarkan Dilantik Presiden 15 Februari 2021

Kabar ini menyebutkan, Presiden Jokowi akan melakukan pelantikan empat pasang gubernur terpilih tersebut pada Senin tanggal 15 Februari 2021 di Istana Negara Jakarta. Gelaran pelantikan rencananya dengan protokel kesehatan yang ketat. (ks04)