Prosesi penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan oleh Menkumham RI, Prof. Yasonna H Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., kepada Dankorps Brimob Irjen Pol Anang Revandoko

Keprisatu.com – Komandan Korps (Dankorps) Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko, sukses membuat terobosan di institusinya.  Jenderal Bintang Dua ini, berhasil melegalkan secara hukum karya-karya intelektual milik Korps Brimob Polri.

Tak hanya itu, gagasan Anang Revandoko bahkan masuk kategori pendaftaran terbesar sepanjang sejarah Kemenkumham RI melakukan Pencatatan Ciptaan.

Momen penting tersebut ditandai dengan prosesi penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan oleh Menkumham RI, Prof. Yasonna H Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., kepada Dankorps Brimob Irjen Pol Anang Revandoko di Mako Korps Brimob Polri, Kamis (3/9/20).

Penyerahan  disaksikan oleh Inspektur Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto. Menkumham RI Yasonna H Laoly mengapresiasi Irjen Pol Anang Revandoko yang telah melakukan Pencatatan Ciptaan dari hasil kreativitas jajarannya.

“Hal ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap hasil kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual di lingkungan Korps Brimob Polri,” ujar Yasonna H Laoly saat memberikan sambutan pada penyerahan hasil Pencatatan Ciptaan yang disebarkan dalam siaran persnya.

Adapun Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual milik Korps Brimob Polri secara keseluruhan sebanyak 91 item.  Lima diantaranya yakni 1. Bentuk, Arti, Makna Pataka dan Duaja Korps Brimob Polri, 2. Lagu Korps Brimob Polri, 3. Pakaian Dinas Lapangan Korps Brimob Polri, 4. Tanda Kesatuan dan Brivet Kemampuan dan yang ke 5. Warna Kendaraan Bermotor Dinas Korps Brimob Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI Dr Freddy Harris mengungkapkan, kekayaan intelektual sebagai salah satu elemen utama pada era ekonomi kreatif saat ini.

“Upaya yang dilakukan Korps Brimob Polri merupakan terobosan yang luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini merupakan pendaftaran terbesar selama ini dan layak mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). Dia berharap agar momentum bersejarah tersebut dapat memberikan kebaikan dan inspirasi bagi institusi lainnya. Termasuk melindungi kreativitas milik perorangan.

“Semoga kita semua tetap dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. (ks14)

Editor : tedjo