Venue voli pasir di Koya Koso, Jayapura, Papua.

Keprisatu.com – Dengan pemunduran waktu pelaksanaan PON papua 2020,
beberapa cabang olahraga meminta agar nomor dan jumlah atlet yang
bertanding direvisi. Hanya saja permintaan cabor ini terkendala dengan
persiapan yang tengah berlangsung.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Suwarno
mengatakan bahwa KONI mengupayakan tidak adanya perubahan teknis PON
Papua 2020. Walaupun, faktanya, ajang empat tahunan itu diundur menjadi
Oktober 2021.

Suwarno menyebutkan baru akan membahas secara detail teknis setelah
pandemi Covid-19 berlalu. “Semaksimal mungkin persyaratan untuk PON
2020 tidak akan berubah, ini kan sudah melalui babak kualifikasi
masing-masing cabang olahraga,” kata dia Rabu (29/4).

Menurut Suwarno, tidak mungkin awal 2021 digunakan untuk mengadakan
babak kualifikasi ulang. Suwarno menyebutkan, patokannya tetap pada
hasil babak kualifikasi dan long list yang telah ada.

“Nanti kalau ada perubahan, dilakukan babak kualifikasi lagi. Kalau
babak kualifikasi lagi susah lagi, mengeluarkan anggaran lagi, anggaran
ini menjadi sesuatu yang signifikan juga terhadap pengunduran dampak
dari Covid-19 ini,” ungkap Suwarno.

Suwarno menyebutkan data atlet yang bakal berlaga di PON Papua telah
dilakukan proses entry by name. Namun, memang masih ada beberapa data
yang perlu diolah oleh KONI.

“Seperti bermotor, kami berikan kuota 61, tahu-tahu mereka ingin 140.
Waktu babak kualifikasi dulu seperti apa cabor-cabor ini?” ucapnya.

Suwarno menambahkan, pengurangan jumlah atlet PON Papua dibanding Jawa
Barat sengaja dilakukan karena melihat kondisi fasilitas berupa venue
dan akomodasi yang terbatas.

Dia menuturkan tidak mungkin memaksa tuan rumah menambah kuota atlet
tapi akomodasi tidak mencukupi. “Mereka kadang-kadang yang kita ajak
menjadi bagian dari solusi, masih belum paham hal seperti itu. Sehingga
kadang-kadang, ya kejadiannya seperti bemotor,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, PON Papua akan mempertandingkan 37 cabang
olahraga. Sebanyak 6.442 atlet siap berlaga. Jumlah ini jauh lebih
sedikit dari atlet yang tampil di PON 2016 Jawa Barat yakni 9.229
orang.