Warga Marbella yang menggeluti tarung derajat

Batam, Keprisatu.com – Wakil Sekretaris Umum KONI Provinsi Kepri, Amri   berkesempatan mengunjungi Satlat (Satuan Latihan) Tarung Derajat Marbella, Jumat (13/05/2022) malam.

Dia  menyaksikan para atlet pemula dan junior berlatih, sekaligus memberikan motivasi kepada atlet.

Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat khususnya pemula dan junior di Perumahan Marbella Residence Batam Kota, menggeluti Cabang Olahraga Tarung Derajat.

Dalam kesempatan diskusi digelar usai atlet berlatih, Amri menyampaikan bahwa pihaknya apresiasi atas keseriusan dan semangat atlet berlatih yang rata-rata masih usia sekolah tingkat dasar dan menengah.

“Saya bangga dengan keseriusan dan semangat anak-anak semua dalam berlatih. Jika kalian tekun, menjalani instruksi pelatih, arahan pengurus dan pembina serta mendengarkan nasehat kedua orang tua, kelak kalian semua akan dapat berhasil dan menjadi sang juara. Semua dimulai dari sekarang,” ucap Amri dihadapan para atlet, pelatih dan pengurus Satlat Marbella Residence

“Memang latihan yang dijalani saat ini untuk kebugaran, bela diri dan pada akhirnya untuk pencapaian prestasi. Prestasi diraih tidak secara instan, tapi butuh proses,” katanya lagi.

Disampaikan Amri, tarung derajat merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang turut mengharumkan nama provinsi ini pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Sepanjang keikutsertaan Kontingen Kepri mengikuti multi event empat tahunan nasional ini, dua kali sudah menyumbangkan medali perak.

Terakhir, Kang Lukman Hakim, salah seorang atlet terbaik Kepri meraih perak pada PON XX Papua 2021 lalu.

“Saya berharap, lima hingga sepuluh tahun kedepan, lahir sang juara Kepri dari Marbella ini untuk mengikuti jejak atas prestasi Kang Lukman. Anak-anak semua disini mau menjadi sang juara seperti Kang Lukman?,” tanya Amri yang disambut tepuk tangan dengan meriah.

Untuk mencapai puncak prestasi dimaksud, akan melewati jenjang seleksi dari bawah, mulai dari kompetisi di tingkat kota, provinsi hingga nasional

“Kuncinya, serius dan tekun berlatih,” kata Amri lagi.

Dari sesi dialog,kang Doni salah seorang pelatih menyampaikan bahwa pihaknya masih terkendala dengan perlengkapan tanding yang masih terbatas.

“Kita ada punya, tapi secara kuantiti masih kurang. Sehingga bila menerapkan materi latihan, yang sedianya dapat tuntas dalam satu kali latihan harus menambah hari di jadwal berikutnya karena perlengkapan kita terbatas. Penggunaannya harus bergantian,” pintanya.

Amri menjelaskan bahwa kebutuhan sarana dan prasarana serta perlengkapan latihan maupun tanding, hanya dapat dibantu pemerintah melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga dalam upaya membantu masyarakat untuk mendukung kemajuan olahraga dan prestasi ini.

Sedangkan di KONI, bantuan hanya dapat diberikan untuk kegiatan pembinaan seperti penyelenggaraan turnamen ataupun kompetisi serta keikutsertaann atlet mengikuti kejuaraan secara berjenjang. Dan ketika sudah berhasil meraih prestasi, atletpun dapat dibantu berupa dana pembinaan. Akan tetapi, dari apa yang disampaikan tersebut, Amri akan meneruskan ke pihak terkait.

“Terpenting, Satlat ini karena sudah berdiri dan menjalani pembinaan, maka perlu berkomunikasi baik dengan Pengkot (Pengurus Kota) maupun Pengprov (Pengurus Provinsi) Kodrat (Keluarga Olahraga Tarung Derajat). Karena Tarung Derajat ini di bawah pembinaan Kodrat,” ujarnya.

Ketua Satlat Tarung Derajat Marbella, Raul menjelaskan bahwa Satlat ini sudah berdiri selama (04 )tahun dan langsung di bawah binaan RW 39 Rudi. Secara bertahap, pihaknya telah mengadakan sarana dan prasarana serta perlengkapan berlatihlah mulai dari matras, body protector dan lain sebagainya.

“Kedepan, kami berharap perlengkapan sebagaimana disampaikan pelatih kang Doni tadi dapat terealisasi sehingga anak-anak berlatih tanpa kendala,” tutupnya. (KS15)

Editor : Tedjo