Usep RS Ketua KONI, Bimpres dan Wakil Sekertaris dan pelatih wishu di sasana Bengkong Batam berpose bersama atlet wushu Kepri

Keprisatu.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menganggarkan bantuan dana bagi seluruh atlet dan pelatih lolos Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2021 mendatang.

Para atlet cabor yang dinyatakan lolos ke PON Papua 2021 mendatang ,  saat ini sedang menjalani Pelatihan Provinsi (Pelatprov) Mandiri di masing-masing cabang olahraga.  Salah satunya adalah cabor wushu.

Bantuan dana diberikan berupa bantuan untuk keperluan konsumsi, transportasi, suplemen dan ekstra fooding dalam rangka meningkatkan stamina latih atlet, di masa Pandemi Covid-19 ini. “Kita sudah siapkan dana untuk membantu atlet dan pelatih yang sedang menjalani Pelatprov Mandiri di masing-masing cabang olahraga,” ujar Ketua Umum KONI Kepri Usep RS disela-sela kunjungan KONI Kepri di cabang olahraga wushu, di Sekretariat Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Kepri, Bengkong Nusantara, Batam, Kamis (27/8/2020).

Usep RS menyebutkan, meskipun Pelatprov Berjalan KONI Kepri menuju PON Papua dihentikan sementara seiring mewabahnya Covid-19 dan berdampak ditundanya pelaksanaan PON XX Papua tahun depan, pihaknya tetap memantau perkembangan 51 atlet lolos PON. KONI Kepri lanjutnya, secara terjadwal dan bergilir meninjau Pelatprov Mandiri di masing-masing cabang olahraga.

Wushu,  katanya, merupakan cabang olahraga ketiga ditinjau setelah sepaktakraw dan layar, dari 15 cabang olahraga lolos dan dipersiapkan ke PON. “Dari monitoring dan evaluasi kami, setelah Pelatprov Berjalan kita hentikan dan kembalikan mereka ke masing-masing cabang olahraga tetapi mereka tetap berlatih secara mandiri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Usep.

Untuk itu, pihaknya tetap menyiapkan anggaran untuk membantu seluruh atlet dan pelatih total 74 orang itu. “Meskipun Pelatprov Mandiri di bawah pengawasan Pengprov Cabang Olahraga terkait, tapi kita tidak lepaskan begitu saja. Kita tetap pantau dan kita tetap berikan bantuan walaupun tidak penuh seperti Pelatprov Berjalan maupun Pelatprov Penuh. Kalau Pelatprov Berjalan maupun Pelatprov Penuh atau Training Centre/ Terpusat, memang tanggung jawab penuh KONI. Tapi setidaknya, karena tetap berlatih maka kita turut terpanggil karena muaranya memang menuju PON,” ucap Usep.

Bantuan segera disalurkan, begitu seluruh cabang olahraga sudah ditinjau KONI Kepri dalam hal ini Tim Monitoring dan Evaluasi yang dibentuk dari gabungan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kepri serta Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Kepri serta Kesekretariatan KONI Kepri. Selain bantuan konsumsi, transportasi, suplemen dan ekstra fooding diberikan, KONI Kepri saat ini juga mengajukan dana ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri melalui APBD-P 2020 agar atlet dan pelatih ini dibantukan insentif selama enam bulan terhitung Juli- Desember 2020.

“Kita juga ajukan dana bantuan untuk insentif atlet dan pelatih ini untuk enam bulan berjalan hingga Desember, dengan harapan dapat memicu semangat atlet dalam berlatih secara mandiri ini. Mudah-mudahan disetujui Pemprov dan DPRD,” papar Usep di depan atlet wushu Kepri.

Pelatih Kepala Tim Wushu Kepri PON Papua Yacop Sutjipto menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan KONI Kepri tersebut, karena turut memotivasi dan menambah semangat atlet dalam berlatih. “Kehadiran Ketua Umum (KONI Kepri) beserta rombongan ini, mudah-mudahan jadi pemicu semangat atlet-atlet yang sedang berlatih ini,” katanya.

Yacop menjanjikan, jika atlet terus berlatih dan disiplin seperti saat ini, pihaknya meyakini dapat menyumbangkan medali. “Mudah-mudahan dengan sinergisitas ini, dapat menghasilkan apa yang kita inginkan bersama,” ucapnya.

Ketua Binpres KONI Kepri Syawaluddin menambahkan, 51 atlet dari 15 cabang olahraga lolos PON ini jika terus digembleng secara serius dan benar, bukan tidak mungkin dapat mendulang medali. Pihaknya meyakini, semua atlet yang dipersiapkan ini punya peluang sama dalam meraih prestasi dan menyumbangkan medali di PON mendatang. “Semua atlet lolos PON dan kita persiapkan ini punya peluang sama, karena semua start sama saat ini. Satu tahun kedepan, cukup waktu kita untuk melakukan pembinaan dan terus melakukan pemantauan,” katanya.

Turut serta dalam rombongan Wakil Ketua Binpres KONI Kepri Rustam Sinaga, Wakil Sekretaris Umum Amri dan Abdul Halim. Dalam keikutsertaan PON mendatang, cabang olahraga wushu meloloskan dua atlet untuk mengikuti dua kelas dipertandingkan, didampingi satu pelatih. Di Pra Kualifikasi PON 2019 lalu di Bangka Belitung, Kepri meraih 2 medali perunggu. (ks03)