Keprisatu.com – Kondisi wisata Batam-Bintan, Provinsi Kepri selama pandemi covid-19 lebih parah dari Bali. Kunjungan turis asing sepanjang tahun 2020 hancur-hancuran di dua daerah andalan Kepri ini.

Mengutip laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Senin (8/2/2021), turis asing yang berkunjung ke Batam pada Desember 2020 bahkan nyaris turun 100 persen. Ke Batam misalnya, sepanjang bulan Desember 2020 hanya 471 orang. Angka ini turun 99,75 persen dari periode yang sama tahun 2019.

Kemudian kunjungan turis asing ke Bintan pada Desember 2020, hanya 71 orang. Angka juga terjun bebas, turun sampai 99,88 persen dari periode yang sama tahun 2019.

Selanjutnya, menurut laporan BPS tersebut, kunjungan turis ke Batam sepanjang tahun 2020 hanya 306.777 orang. Angka ini turun 84,25 persen dari tahun 2019 yang mencapai 1.947.943 orang. Sementara untuk Bintan, total kunjungan sepanjang 2020 hanya 64.234 orang. Angka kunjungan ini turun 89,88 persen dari angka kunjungan 2019 yang mencapai 634.735 orang.

Kondisi wisata Batam-Bintan lebih para jika dibandingkan dengan Bali. Bali masih bisa meraup kunjungan sebanyak 1.050.505 orang sepanjang tahun 2020. Penurunannya, BPS melaporkan tidak separah Batam dan Bintan. Bali lebih baik sedikit dengan penurunan kunjungan 83,26 persen.

BPS dalam laporan yang sama, juga menyatakan kunjungan turis ke Karimun turun 80,90 persen. Sedangkan ke Tanjungpinang turun 88,96 persen.

Hotel Berdarah-darah

Secara kumulatif untuk kunjungan turis ke Provinsi Kepri turun 85,64 persen.

Anjloknya kunjungan pariwisata Kepri ini langsung berdampak ke tingkat hunian hotel di Kepri. Hunian hotel berdarah-darah. Misalnya, sepanjang bulan Desember 2020, tingkat hunian kamar di Kepulauan Riau rata-rata hanya 27,41 persen. Bulan sebelumnya, pada November lebih parah lagi, hanya 24,64 persen.

BACA JUGA: Pariwisata Kepri Parah, Hotel Berdarah-darah

Banyak sekali hotel yang menghentikan operasinya di Kepri. Mereka para pengusaha hotel bahkan beberapa telah mengambil keputusan menutup total hotelnya.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Desember 2020 tercatat sebesar 1,36 hari atau turun 0,06 poin dari bulan November 2020. (ks04)

editor: arham