Keprisatu.com – Upaya petugas kepolisian dalam mengendus kejahatan seperti penyelundupan barang barang berbahaya termasuk narkoba, digiatkan terus.

Seperti yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam, yang terus berupaya melacak masuknya barang barang berbahaya terutama dari kapal  Kelud.

Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono mengatakan, bersamaan dengan kedatangan Kapal Kelud dari belawan Medan, pihaknya melakukan pemeriksaan.

Setidaknya ada  665 penumpang KM Kelud dari Belawan, Medan tiba di Batuampar, Batam pada pukul 13.10 WIB, Rabu (3/3/2021).

Setelah KM Kelud tersebut menurunkan penumpang ke Batam, kemudian ada sebanyak 50 orang penumpang lanjutan serta penumpang naik dari Batam sebanyak 166 orang.

“Kita melakukan pemeriksaan terhadap identitas serta barang bawaan penumpang yang turun dari kapal KM Kelud di Pelabuhan Batuampar, Batam. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan pelaku pelanggaran dan barang-barang yang terlarang,” ungkap AKP Budi Hartono.

Kata dia, kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi dan mencegah, serta melakukan penindakan secara hukum terhadap premanisme, narkoba dan pelaku-pelaku kejahatan di wilayah pelabuhan yang berada di Batam, serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, terhadap 665 penumpang yang telah tiba di Batam pihaknya melaksanakan pemeriksaan terhadap identitas dan barang bawaan penumpang.

“Kemudian kapal tersebut kembali berlayar sekitar pukul 16.00 WIB dari Batuampar, Batam menuju Tanjung Priok, Jakarta membawa penumpang tersebut,” ujarnya.

“Kita juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif serta menghimbau agar selalu mematui protokol kesehatan yaitu dengan selalu memakai masker menjaga jarak, mencuci tangan serta tidak berkumpul kumpul,” tegasnya. (KS03)

Editor : Tedjo