Beranda Batam Viral Keributan di Grand Mall Batam, Salah Satu Pihak Resmi Lapor ke...

Viral Keributan di Grand Mall Batam, Salah Satu Pihak Resmi Lapor ke Polisi

Keterangan Foto: Foto Hasil Tangkapan Video Saat Perseteruan Antara Dodi dan Junico Didalam Grand Mall Batam, Kamis (16/7) sore.

Keprisatu.com –  Keributan antara dua orang pria Junico dan Dodi di dalam Grand Mall Batam, berujung ke meja kepolisian Polsek Lubuk Baja. Pemicu keributan yang sempat viral itu, diduga masalah asmara dan dalam video yang beredar juga sempat nyaris terjadi perkelahian namun sempat dilerai oleh pihak keamanan Mall.

Video yang beredar di beberapa platform media sejak Kamis (16/7) sore, nampak jelas perkelahian mulut hingga aksi saling dorong antara keduanya didalam mall.

Untuk menghindari keributan di dalam mall akhirnya kedua belah pihak dilerai untuk keluar dari dalam mall. Dodi yang merasa tak terima akhirnya menuju Polsek Lubuk Baja beberapa saat setelah kejadian.

Menurut Dodi saat ditemui usai membuat laporan, ia mengaku kejadian ini terjadi karena Jeriko merasa cemburu. Pasalnya Dodi menjalin hubungan dekat dengan Jeslin yang merupakan mantan istri Jeriko.

“Siang itu saya bersama pacar saya (Jeslin) sedang jalan didalam Grand Mall, tiba-tiba saya didatangi oleh mereka yang berjumlah sekitar lima orang dan mereka mendorong saya hingga terjatuh,” kata Dodi.

Akibat kejadian itu, Dodi merasa tak terima karena bagian dadanya mengalami luka akibat benturan lalu berusaha melakukan perlawanan kembali.

Namun, usaha melakukan perlawanan itu dilerai oleh pihak pengamanan Mall. Dalam rekaman video yang beredar Dodi juga mengaku merasa sangat dirugikan, pasalnya hanya saat ia melakukan perlawanan saja yang beredar sementara video saat ia mengalami kekerasan tidak ada.

“Video yang beredar nampak jelas sangat merugikan saya, saat saya diperlakukan kasar hingga terjatuh tidak ada dalam video tersebut,” ujarnya.

Dodi juga menduga, kejadian ini telah direncanakan oleh pihak lawan karena ada beberapa kejanggalan. Dari saat ia masuk ke dalam mall, hingga terjadi keributan dan beberapa orang yang dengan sengaja merekam kejadian dari segala penjuru hingga akhirnya penyebaran video di media. “Makanya dengan adanya kejadian ini saya merasa dirugikan dan membuat laporan,” katanya.

Dodi juga membeberkan, kejadian ini juga bukan yang pertama kalinya. Beberapa waktu lalu juga sempat terjadi dan berujung dengan perdamaian di Polsek Batamkota.

Saat itu Junico memohon tidak akan melakukan kejadian serupa dan disepakati dengan surat perjanjian. “Karena sekarang terulang lagi, makanya dia resmi kita laporkan dengan membuat laporan polisi (LP),” ujarnya.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie mengatakan, sejak laporan diterima ia masih mendalami laporan tersebut dan beberapa orang saksi juga telah dimintai keterangan seputar kejadian ini. “Kita masih dalami laporannya, beberapa orang saksi juga masih dimintai keterangan,”‘katanya. (pur)