Kenaikan Sabuk Jambon PSHT Madiun Pusat Madiun Zona 8 Penjuru

Keprisatu.com –  Perguruan Silat PSHT pusat madiun zona 8 penjuru tiga ranting mengelar ujian kenaikan tingkat dari 68 pesilat pada, Minggu 14 November 2021 di Pantai Sakera.

Sebelumnya dari 68 pesilat dari Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan Telok Sebong, dari 3 ranting Kecamatan tergabung total 68 pesilat mendapat kenaikan tingkat polos ke Jambon.

Diungkapkan oleh  Ketua Rayon Tanjung Uban Timur Tini, “Kenaikan tingkat pesilat putra dan putri ini dilakukan diwilayah Pantai Sakera Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Tini Senin, (15/11/2021).

Beberapa pesilat perguruan PSHT Madiun zona 8 penjuru, Rayon Tanjunguban Timur, Kinan, Nadiah Ginting dan Faras sangat senang telah mendapat kenaikan tingkat dari polos ke Jambon, untuk mendapatkan tingkatan memerlukan waktu 6 bulan, dan juga telah lolos melalui beberapa tahap.

Nadiah berharap nantinya akan menjadi pesilat ikut berkompetisi ditingkat paling rendah maupun tingkat paling tinggi seperti tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional maupun tingkat Internasional, namun silat adalah olahraga untuk diri sendiri terlebih silat adalah warisan leluhur ataupun budaya bangsa kita Indonesia yang terdiri dari suku, bangsa, budaya dan agama, Nadiah sangat merasa bangga dan senang telah naik setingkat. ujarnya senang.

Ketua Ranting PSHT Madiun Bintan Utara Salman mengatakan, kenaikan sabuk tahun ini sangatlah berat, dimana siswa harus berlatih keras dan harus tetap serius menjalani latihannya, namun mereka harus mengikuti aturan – aturan Prokes yang telah ditetapkan oleh Pemerintah di masa pandemi.

“Dalam perjuangan kesabaranlah tantangan yang paling berat, dimasa pandemi mereka dipaksa untuk bersabar, dimana semangat juangnya untuk berlatih harus ditahan untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan,”kata Salman.

Salman berharap agar nantinya generasi – generasi PSHT Pusat Madiun terus berkembang, dan menjadi penerus yang akan membanggakan Bangsa dan negara, begitu pula anak didik perlu sokongan dan dukungan  semua, apalagi diberi dukungan pemerintah.  (Ks05 ).