Pemakaman pasien covid yang meninggal menggunakan standar covid

Keprisatu.com – Keluarga Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan berupa uang dari Pemerintah Indonesia sebesar Rp 15 Juta.

Bantuan itu akan diberikan kepada ahli waris almarhum atau almarhumah pasien yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

Selama ini, di Kabupaten Karimun terdapat 15 pasien positif yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Namun, sejauh ini baru 4 pasien yang dapat diproses.

Kepala Dinas Sosial Karimun Syahruddin mengatakan, pihaknya sejauh ini telah mengusulkan 4 orang dari 15 pasien yang meninggal dunia.

“Bantuan ini diberikan dari Pemerintah Pusat kepada pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Besarannya Rp 15 Juta,” kata Syahruddin, Senin (18/1/2021).

Bantuan itu menurut Syahruddin bersifat usulan, dimana Dinas Sosial akan mengusulkannya kepada Pemerintah Pusat.

Ia juga mengatakan, Dinsos juga siap membantu, apabila ada pihak keluarga pasien yang ingin mengusulkan bantuan tersebut.”Bantuannya dari pemerintah pusat, kita cuma mengusulkan saja,” katanya.

Ia mengatakan, empat nama yang telah diusulkan sebelumnya, sampai saat ini belum dapat diproses setelah berkasnya dikembalikan pemerintah pusat karena belum lengkap.

“Baru 4 nama yang kita usulkan dan belum dapat diproses, berkasnya dikembalikan pemerintah pusat karena masih ada yang kurang,” kata Syahrudin.

Tidak hanya yang meninggal, bantuan juga diberikan kepada pasien positif Covid-19 yang tidak meninggal. Bantuan yang diterima berupa paket sembako senilai Rp 300 ribu.

“Yang tidak meninggal juga dapat bantuan berupa paket sembako senilai Rp 300 ribu,” kata Syahrudin.

Untuk bantuan paket sembako, Kadinsos Karimun itu mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 150 paket.”Kalau tidak salah, sudah 120 paket yang kami serahkan, tinggal 30 paket lagi yang belum,” katanya.(KS12)

Editor : Teguh Joko Lismanto