Aktifitas bongkar muat yang diduga tidak dibawah pengawasan petugas di Pelabuhan Rakyat di Bintan

Keprisatu.com – Kegiatan Bongkar muat secara ilegal atau pelabuhan liar, diduga  dilakukan pada malam hari. Pantauan pada, Senin (15/ 2/2021) dinihari, barang yang dibongkar dilakukan di salah satu pelabuhan yang berada di sungai yang berada di Kelurahan Tanjung Uban Selatan Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan.

“Barang diduga dari Telaga Punggur Batam dengan menggunakan Kapal Kayu, berkapasitas 10 sampai 20 ton,” ujar Anjar Anggota Laskar Merah Putih ( LMP).

Barang yang dibawa berupa cabai ,kol, dan barang kemasan dalam kotak atau kardus.

Namun, aktifitas angkut dan bongkar muat itu, diduga tidak dalampengawasan petugas. “Dengan tidak adanya pengawasan petugas, dikwatirkan barang – barang terlarang yang dibawa, kita tidak tahu,” kata Anjar lagi.

Lantas, lanjut Anjar, barang – barang tersebut diangkut dengan menggunakan mobil pick-up dan Lori untuk dibawa ketempat lain yaitu  menuju pasar baru , Kelurahan Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara,ungkapnya.

“Saat ini belum diketahui siapa pemilik barang – barang tersebut, saat ditanya kepada salah satu pekerja terkait pemilik barang, mereka jawab tidak tahu,” Anjar menerangkan.

Kegiatan tersebut sering dilakukan pada malam hari, dari pukul 00 : 00 WIB – 04 : 00 WIB. Kapal kapal  kayu tersebut melintas di sungai yang berada di pelabuhan tersebut.

Diduga kegiatan tersebut sudah berjalan cukup lama, sehingga suatu sistem yang sulit untuk ditertibkan.

Padahal, menurut Anjar,  saat ini sudah dibangun Pelabuhan Bongkar muat resmi yang berada dikampung Mentigi Kelurahan Tanjung Uban Kota, Kecamatan Bintan Utara, yaitu Pelabuhan Wilayah III Provinsi Kepulauan Riau, Dengan nama Pelabuhan Kota Sagara.

Anjar menyayangkan  kegiatan tersebut dilakukan tanpa pengawasan  dan menjadi retribusi bagi Pemda. “Perlu penertiban agar kegiatan itu bisa menjadi salahsatu PAD  Kabupaten Bintan, Jangan kegiatan ini dibiarkan terlalu lama, atau bahkan  diduga disengaja,” tutupnya. (KS05).

Editor : Joko