Tersangka RP mengenakan baju tshanan, saat ekspos kasus

Keprisatu.com – Masih ingat kasus fotografer di Batam dengan 10 anak remaja putri yang jadi korbannya, kasusnya terus dikembangkan polisi.

Tak disangka, kasus itu akhirnya menyrret tiga anak laki laki belasan tahun, sebagai tersangka. Bahkan jumlahnya mencapai 3 orang.

“Kami lakukan pengembangan, hasilnya ada 3 orang lagi remaja pria yang kami tetapkan jadi tersangka kasus pornografi online pada Sabtu (30/1/21) dinihari,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto Minggu (31/1/21) malam.

Ketiga tersangka ini yakni RA (14), MZ (15) dan MP (18) warga Kota Batam, Kepri. Ke 3 tersangka ini memanfaatkan teknologi sosial media untuk menikmati pornografi dibawah umur tersebut dengan cara menjadi member salah satu situs.

“RA (14) dan MZ (15) ini masih berstatus pelajar dan MP (18) baru tamat sekolah,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa kasus ini terungkap saat anggotanya mendapat pengakuan tersangka predator anak yakni RP (21) yang sebelumnya telah ditangkap. Selanjutnya anggotanya melakukan patroli cyber.

“Ternyata ada puluhan anak bawah umur diduga menjadi korban pornografi anak ini, dan mirisnya saat penyidik sedang berjuang untuk memperhatikan hak anak namun banyak juga anak dibawah umur yang menjadi pelakunya,” jelasnya.

Saat ini pihaknya terus mendalami kasus ini. Barang bukti dan keterangan para tersangka terus dilengkapi untuk mengungkap tuntas kasus ini. Arie pada kesempatan ini menghimbau para orangtua untuk lebih ketat mengawasi anak remajanya.

“Kasus ini akan kami ungkap, namun kami himbau para orangtua harus lebih ekstra awasi anak-anaknya,” pungkasnya.

KS14