Tersangka pembacok

Keprisatu.com – Gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Sei Beduk yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan telah berhasil mengamankan 1 orang pelaku inisial HH (31) yang berprofesi sebagai Nelayan.

HH diamankan karena melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di jalan Raya Simpang Bagan, Tanjung. Piayu, Sei Beduk, Minggu (7/2/21).

Kejadian ini bermula yakni pada Minggu (7/2/21) sekira pukul 02.40 WIB, pelapor bersama 5 temannya hendak berangkat ke Perum Bidadari untuk menghadiri pesta dengan menggunakan 2 unit sepeda motor.

Ketika sampai di Simpang Bagan pelapor melihat teman pelapor yang berinisial SA dan IP kembali mengarah ke Kampung Bagan.

Kemudian ke 3 temannya tersebut terlibat perkelahian dengan pelaku, lalu pelapor bersama temannya yang bernama NH dan AZ turun dari sepeda motor dan melerai.

Tiba-tiba pelaku lari menuju TKP,. “Pelapor bersama 5 temannya tersebut mengejar pelaku. Sesampainya di TKP tiba-tiba pelaku membacok secara membabi buta dan mengenai korban AA, SF dan IP,” ujar Andri Minggu (7/2/21) sore.

Atas kejadian tersebut, korban AA mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri. Sementara korban SF mengalami luka bacok pada siku sebelah kanan dan Korban IP mengalami luka bacok pada leher sebelah kiri dan meninggal dunia.

“Sekitar pukul 03.00 WIB ada laporan terjadinya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini,” ujar Andri.

Andri.lalu memerintahkan anggotanya dan melakukan gerak cepat gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Sei Beduk.

Kemudian, pada Minggu (7/2/21) sekira pukul 08.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Sei Beduk mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Dam Duriangkang.

Sekira pukul 09.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Sei Beduk berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku HH dan pelaku dibawah ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Terdapat barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 buah kartu anggota sebagai Himpunan Masyarakat Nelayan Danau Duriangkang atas nama HH milik pelaku yang tertinggal di TKP, serta 1 buah dompet warna hitam merk hardcore milik pelaku,” pungkasnya. (KS14)