Beranda Karimun Karimun Berlakukan PPKM Mikro Level 3

Karimun Berlakukan PPKM Mikro Level 3

Kinerja OPD
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19. (Dok Humas)
Karimun Berlakukan
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19. (Dok Humas).

Keprisatu.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro Level 3 mulai di berlakukan di Kabupaten Karimun, Senin (12/7/2021).

Tidak seperti Kota Batam yang berlakukan PPKm Skala Darurat, Karimun kini masih berstatus mikro level 3. Artinya, Karimun masih di bawah Kabupaten dan Kota lain di Kepri yang sudah berlakukan PPKM Darurat dan PPKM Mikro.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, Kabupaten dan Kota yang berlakukan PPKM Darurat antara lain Kota Batam dan Tanjungpinang, sedangkan untuk PPKM Mikro Kabupaten Bintan dan Natuna.

“Langsung di tetapkan oleh Pemerintah. Karimun saat ini masih skala mikro level 3, bukan PPKM Mikro yang di perketat atau Darurat seperti daerah lain di Kepri,” kata Rafiq.

Rafiq mengatakan, masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak menjadikan status tersebut untuk melonggarkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Hal itu, karena apabipa masyarakat melonggarkan protkes dapat berdampak terhadap kenaikan status, menyusul Kabupaten dan Kota lain di Kepri.

“Perlu kita semua pahami, status Karimun saat ini jangan membuat kita melonggarkan diri terhadap prokes, karena kita belum aman. Kabupaten dan kota lainnya masih belum aman seperti Kota Batam yang dekat dengan kita sekarang sedang PPKM darurat,” kata Rafiq.

Kasus Terus Alami Peningkatan

Ia mengatakan, secara perkembangan, saat ini tren kasus positif Covid-19 di Karimun sedang mengalami peningkatan. Bahkan, angka itu membuat Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Karimun hampir penuh.

“Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani sudah mencapai sebesar 64 persen,” katanya.

“Artinya, kita harus waspada karena apabila kasus positif Covid-19 terus meningkat. Maka, pasien dengan gejala berpotensi tidak terlayani dengan baik dan optimal,” jelas Bupati.

Rafiq mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan terus disiplin mematuhi Protokol Kesehatan Khususnya dengan cara 5M.

Gerakan 5 M tersebut di antaranya selalu menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan, menjaga jarak dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Selain itu, juga masyarakat harapannya dapat mengikuti vaksinasi agar imunitas tubuh meningkat ditengah pandemi Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh masyarakat dalam penanganan Covid-19,  semoga segala upaya kita dapat membuat kasus Covid-19  di Karimun terus mengalami penurunan dan tidak kembali terjadi peningkatan seperti sebelum-sebelumnya,” ucap Bupati Rafiq

(Ks12)

Baca juga :

539 Peserta Telah Mendaftar Seleksi CPNS Karimun