Ketua Kadin Kepri, Ahmad Ma’ruf Maulana (kiri) dan Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk (kanan) memberikan penghargaan kepada HM Rudi sebagai Wali Kota pembangunan Batam di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (15/8/2020).

Keprisatu.com – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, memberikan penghargaan Wali Kota Batam HM Rudi sebagai Wali Kota pembangunan Kota Batam. Penghargaan diberikan pada pelantikan pengurus Kadin Batam di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (15/8/2020).

“Pembangunan Kota Batam terus menggeliat di bawah Wali Kota Batam HM Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Pembangunan infrastruktur bisa kita lihat dan kita rasakan manfaatnya,” ujar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk di sela-sela acara.

Jadi menguraikan, Kadin dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1987 kemudian dipertegaskan lagi dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 tahun 2010 tentang persetujuan perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Kadin. Jelas disebutkan, kata Jadi, Kadin merupakan mitra strategis pemerintah di bidang ekonomi.

“Kadin merupakan wahana komunikasi, konsultasi, dan advokasi pengusaha dengan pengusaha serta pengusaha dengan pemerintah. Sebagai mitra, Kadin Batam siap bersinergi bersama pemerintah membangun perekonomian Batam. Kadin memuji langkah BP Batam memberikan cicilan uang wajib tahunan otorita (WTO), sebagai langkah maju mendorong ekonomi di tengah covid-19,” ujar Jadi.

Rudi yang didapuk pada pelantikan tersebut, menyerahkan akta yayasan kepada Jadi Rajagukguk. Rudi menyanjung pelantikan Kadin Batam meriah, semoga meriahnya pelantikan tersebut bisa menunbuhkan ekonomi lewat kerja sama semua sektor,” ujar Rudi.

Target BP Batam tahun 2020, aku Rudi, sudah tercapai yakni investasi masuk 1 miliar dolar Amerika. Karena covid-19, investasi tersebut belum masuk.

“Saat ini pemerintah sudah mengujicoba vaksin covid-19. Semoga tiga bulan ke depan vaksin sudah disuntikkan, sehingga Januari 2021 ekonomi Batam sudah bisa langsung bergerak tumbuh,” harap Rudi.

Rudi bahkan menantang, kalau ada investor yang mau masuk dan langsung merealisasikan investasinya, dirinya siap berjuang ke pusat memperjuangkan gratis lima tahun bagi investor tersebut.

“Tapi, kalau tak dibangun ditarik kembali,” tegas Rudi.

Bicara investasi, masih Rudi, apa yang diperlukan investor harus disiapkan. Itulah sebabnya, dirinya sudah merencanakan semua infrastruktur jalan menuju ke kawasan industri harus bagus.

“Pelabuhan Batuampar sudah kuno, begitu saya masuk sudah ada kerja sama dengan Pelindo 1 dan Pelindo 2. Kalau belum juga dibangun, BP Batam akan ambil alih pembangunannya,” ungkap Rudi.

Selain itu, Rudi juga mengungkapkan, BP Batam akan merevitalisasi menambah gudang baru di Bandara Hang Nadim Batam. Sehingga, investor bisa mengirim barang ke Jepang, India, dan negara lainnya melalui Bandara Hang Nadim Batam.

“Saya juga sudah menawarkan ini ke Garuda untuk membuka gudang baru di Hang Nadim,” ujar Rudi.(ks01)