Rapat koordinasi penetapan tuan rumah Porprov VII Kepri tahun 2030.
Tanjungpinang, Keprisatu.com – Estafet penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau kini mengarah ke Kabupaten Natuna. Daerah tersebut resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Porprov VII Kepri yang dijadwalkan berlangsung pada 2030.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Dalam forum itu, enam daerah Batam, Karimun, Natuna, Lingga, Tanjungpinang, dan Anambas menyatakan dukungan penuh terhadap Natuna sebagai tuan rumah.
Ketua Umum KONI Kab. Karimun, Fahmi.
Ketua KONI Kepri Usep RS, didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang, meresmikan penetapan Natuna sebagai tuan rumah Porprov VII Kepri 2030, disaksikan perwakilan tujuh kabupaten/kota.
Ketua KONI Natuna Fahmi menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Natuna. “Alhamdulillah. Terima kasih kepada jajaran KONI Kepri dan jajaran KONI di tujuh kabupaten/kota. Walaupun kita berdebat dengan aturan atau lainnya, tapi kita tetap berangkulan di ruangan ini,” kata Fahmi.
Fahmi menuturkan, dukungan dari seluruh kontingen se-Kepri akan menjadi kenangan tersendiri baginya.
“Kami akan mengingat persaudaraan yang didapat di ruang rapat ini,” ujarnya.
Ia juga menyatakan komitmen KONI Natuna untuk mempersiapkan segala persyaratan sebagai tuan rumah.
Menurutnya, Bupati Natuna Cen Sui Lan akan mendukung pelaksanaan penyediaan sarana dan prasarana ke depan.
Foto bersama dengan seluruh Pengurus KONI Kab/Kota Se-Provinsi Kepri, menetapkan Kab. Natuna menjadi tuan rumah Porprov tahun 2030.
“Sekali lagi, KONI Natuna sebagai perwakilan di rapat ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung Natuna sebagai tuan rumah Porprov VII Kepri 2030,” ungkap Fahmi.
Sementara itu, Ketua KONI Kepri Usep RS juga menyampaikan rasa syukur atas penetapan Natuna.
“Kedepannya, kami dari KONI Kepri akan membantu persyaratan serta kebutuhan untuk Kabupaten Natuna,” ujarnya.
Terkait akomodasi seperti homestay, Usep menyebut pihak inspektorat akan turut membantu.
“Masing-masing di kabupaten ada inspektorat. Nanti mereka akan mengecek dan membantu kendala apa yang ada di Natuna,” katanya. (Fjr)