Jokowi melantik Ansar-Marlin sebagai Gubernur dan Wagub Kepri pada Kamis (25/2/2021).
Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sesaat sebelum Presiden Jokowi melantiknya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri pada Kamis (25/2/2021) di Istana Negara Jakarta.

Keprisatu.com – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad dan Hj Marlin Agustina kini resmi menjabat untuk periode 2021-2024. Presiden Jokowi melantik Ansar-Marlin secara resmi di Istana Negara Jakarta pada Kamis (25/2/2021).

Pengangkatan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 40/P/2021 tertanggal 24 Februari 2021.

Gelaran pelantikan di Istana Negara, Jakarta ini dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta dan undangan menjalani PCR test. Pengaturan undangan sedemikian rupa sehingga tetap menjaga jarak. Jumlah tamu undangan pun terbatas.

Pasangan Ansar-Marlin nampak memasuki Istana Merdeka Jakarta sekitar pukul 10.14 WIB. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono langsung menyambut kedua pasangan ini.

Kemudian Ansar-Marlin memasuki ruangan Kredensial Istana Merdeka dan mengambil petikan Surat Keputusan Presiden di depan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin.

Bersama-sama pasangan Gubernur Sumbar dan Bengkulu, Ansar-Marlin mengikuti prosesi kirab berjalan dari Istana Merdeka ke Istana Negara. Ansar-Marlin dan dua pasang gubernur lainnya berjalan mengikuti Presiden Jokowi, Ma’ruf Amin, dan Tito.

Hadir mengikuti prosesi pelantikan, Wapres KH Ma’ruf Amin, Mendagri Tito Karnavian, serta tamu undangan lain.

Saat prosesi pelantikan di mana kanal Youtube Sekretariat Presiden menyiarkannya, Jokowi menanyakan kesediaan para calon gubernur dan wakil gubernur sebelum pengambilan sumpah jabatan.

“Terlebih dahulu saya akan bertanya, bersediakah saudara mengucapkan sumpah menurut agama masing-masing?” kata Jokowi.

“Bersedia,” jawab Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Ansar dan Marlin.

Dalam prosesi itu, Jokowi kemudian meminta para Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih mengikuti dan mengulangi sumpah jabatan yang dibacakan di depan para tamu undangan.

Demi Allah/Demi Tuhan saya bersumpah/saya berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai Gubernur/sebagai Wakil Gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.

Pertarungan ke Pulau Dompak

Saat tahapan Pilkada Serentak 2020, Ansar-Marlin merupakan paslon pertama yang mendaftar ke kantor KPU pada  4 September 2020 di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Empat partai pengusung Ansar-Marlin, yaitu Golkar, Nasdem, PAN, dan PPP. Keempat partai ini dengan total sebanyak 17 kursi, terbanyak di DPRD Kepri.

Saat hari H pencoblosan 9 Desember 2020, suara Ansar-Marlin langsung melambung. Sore harinya, suara Ansar-Marlin melejit versi hitung cepat. Malamnya mereka berdua menggelar konferensi pers soal kemenangan versi hitung hasil cepat. Saat itu, lembaga survei Indikator menyebut pasangan nomor 3 Ansar-Marlin meraup suara 39,97 persen berbanding lawannya 36,95 persen (Isdianto-Suryani) dan 23,07 persen (Soerya-Iman).

Tim Ansar-Marlin yakin hasil hitung cepat tak akan berbeda jauh dengan hasil real count atau hasil penghitungan KPU.

Alhasil, rekapitulasi KPU menunjukkan Ansar-Marlin menang. Dalam rapet pleno pada 19 Desember 2020, KPU Kepri mengumumkan pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina sebagai pemenang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2020.

BACA BERITA LAINNYA:

Dipercepat, Jokowi Akan Lantik Ansar dan Marlin Besok

Sah! Paripurna DPRD Kepri Angkat Ansar-Marlin

Pleno KPU: Ansar-Marlin Resmi sebagai Pasangan Gubernur Kepri Terpilih

Ansar – Marlin Sah Menang Pilkada Kepri 2020

Rapat pleno KPU menetapkan paslon nomor urut 3, Ansar-Marlin memperoleh suara terbanyak. Ansar-Marlin berhasil meraup sebanyak 308.553 suara atau sebesar 39,97 persen.

Sedangkan suara terbanyak kedua, yaitu paslon nomor urut 2, Isdianto dan Suryani dengan perolehan 280.160 suara atau 36,29 persen. Terakhir, pasangan nomor urut 1, Soerya Respationo-Iman Sutiawan hanya memperoleh sebanyak 183.317 suara atau 23,74 persen.

Hasil itu kemudian digugat oleh pasangan Isdianto-Suryani, namun Mahkamah Konstitusi menolak permohonan itu pada 16 Februari 2021. Alasan MK, sesuai aturan selesih suara melebihi 2 persen gugatan tidak bisa lanjut. Sedankan selisih suara Ansar-Marlin dan Isdianto-Suryani terpaut 3,6 persen.

Lima hari kemudian, KPU menetapkan Ansar-Marlin sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih. Kemudian DPRD Kepri langsung memparipurnakannya.

Dengan Presiden Jokowi melantik Ansar-Marlin pada hari ini Kamis 25 Februari 2021, berhasil sudah perjuangan keduanya untuk menduduki kursi Gubernur dan Wagub Kepri.

Ansar-Marlin akan berkantor di pusat pemerintahan Pulau Dompak Tanjungpinang untuk tiga tahun ke depan. (ks04)