Anggota DPD PKS Kota Batam, Yusuf SMn

Batam, Keprisatu.com – Komisi III DPRD Kepri meminta kepada Bright PLN Batam,  memastikan pasokan listrik aman apalagi menjelang momen momen tertentu. Salah satunya adalah  menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri.

Mereka tak ingin  dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriyah diwarnai insiden blackout seperti yang terjadi di awal tahun 2023.

Pernyataan ini ditegaskan Yusuf SMn MM , Anggota DPRD Propinsi Kepri dari Komisi 3.  “Jangan sampai di bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti, pemadaman listrik menyeluruh atau blackout terjadi lagi,” kata Ketua DPD PKS Kota Batam, Jumat (20/1/2023)

Untuk memastikan hal itu, kata Yusuf SMn, Komisi III DPRD Provinsi Kepri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di Panaran, Tembesi, Senin (16/1/2023).

Tujuannya untuk memastikan pemadaman listrik (blackout) yang terjadi di Kepri pada awal tahun 2023 tidak terulang lagi.

Menurut Yusuf SMn yang saat ini juga sebagai Ketua  DPD PKS Kota Batam  kedatangan Komisi III DPRD Kepri ke Panaran sebagai salah satu bentuk follow up dari peristiwa yang terjadi di awal tahun 2023.

“Kita ingin melihat bagaimana kesiapan, antisipasi dari Bright PLN Batam agar peristiwa blackout di awal tahun baru tidak terulang lagi,” kata Yusuf.

Kata Yusuf,  Bright PLN Batam menyampaikan bahwa telah mengantisipasi terjadinya pemadaman dan sudah menyiapkan cadangan energi jika terjadi sesuatu, termasuk blackout.

“Bright PLN telah menyiapkan cadangan-cadangan jika nanti terjadi lonjakan pemakaian dan jika terjadi gangguan. Kita berharap ini menjadi perhatian serius agar tidak terjadi lagi,” katanya.

Sebelumnya,  Anggota DPRD Provinsi Kepri yang juga Ketua DPD PKS Kota Batam, Yusuf meminta pemadaman listrik total atau blackout yang terjadi di awal tahun 2023 menjadi perhatian serius bagi Bright PLN Batam. Hal tersebut karena berdampak langsung ke banyak sektor.

“Kita ingin kejadian yang kemarin (black out) menjadi perhatian serius bagi Bright PLN Batam. Sebab banyak memukul banyak pihak seperti masyarakat, industri, pariwisata, ekonomi dan lain sebagainya,” kata Yusuf usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kepri bersama Bright PLN Batam di Graha Kepri, Rabu (4/1/2023).

Selanjutnya, menurut dia, Batam merupakan kota yang strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura.

Dengan kondisi demikian, kata Yusuf, Bright PLN Batam harus memastikan pasokan energi listirk di Batam aman dalam segala macam kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

“Termasuk adanya penambahan-penambahan permintaan baru dengan adanya industri baru atau investor baru yang membuka usaha di kota Batam,” ujar politisi PKS ini. (KS03)

Editor : Teguh Joko Lismanto