Screening dan sosialisasi menuju new normal di salah satu mal terbesar di Nagoya, Selasa (2/6/2020).

Keprisatu.com – Jelang new normal yakni tatanan kehidupan normal dengan protokol atau standar operasional dan prosedur (SOP) kesehatan yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada 15 Juni 2020 mendatang, kok warga Batam yang korban positif corona malah makin banyak.

Sementara aktivitas ekonomi sudah mulai bergerak, masyarakat sudah memadati pasar, mal, tempat hiburan, restoran, pusat hiburan, dan lainnya. Namun, laporan Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Batam, korban masyarakat yang terkonfirmasi positif penyakit yang belum ditemukan vaksinya ini terus bertambah.

Up date terbaru pada Rabu (3/6/2020), warga Batam yang terkonfirmasi positif corona 11 orang. Hasil ini pemeriksaan swab oleh Tim Analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakt (BTKLPP) Batam, berdasarkan temuan kasus baru (impor) dan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster “HOG Eden Park, Palm Spring, dan TGR-Cases 100” Kota Batam.

Berikut uraian 11 orang yang terpapar dari temuan kasus baru dan pengembangan kasus klaster tersebut di atas.

Mereka yang terkonfirmasi positif ini, terdiri tujuh orang perempuan dan empat orang laki-laki sebagai berikut:

(1). Seorang perempuan berinisial “Ny. MS” usia 25 tahun, swasta, beralamat di kawasan ruko terowongan Seipanas Kelurahan Seipanas, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 141 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan ibu kandung dari terkonfirmasi kasus nomor 133.

Sehubungan dengan kematian suaminya yang meninggal mendadak di rumah dengan memiliki riwayat keluhan batuk disertai demam dan sesak napas, dengan melihat gejalanya tersebut maka tim penanganan covid-19 Puskesmas Baloi Permai pemulasaran jenazahnya dilakukan secara protokol covid-19.

Berdasarkan hal tracing tersebut, tanggal 23 Mei 2020 kepada yang bersangkutan beserta anaknya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama bertempat di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) dengan hasil terkonfirmasi “negatif”. Selanjutnya diulang kembali untuk pemeriksaan swab kedua tanggal 29 Mei 2020 bertempat RSE-BK, hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah.

(2). Seorang laki-laki berinisial “Tn.A” usia 30 tahun, swasta, beralamat di kawasan Perumahan Sukajadi Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 142 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan adik kandung dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idhul Fitri.
Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 tersebut yang telah menjadi sebuah cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) yang hasilnya “non reaktif”.

Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan, saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Galang.

(3). Seorang laki-laki berinisial “Tn.MI” usia 29 tahun, swasta, beralamat di kawasan Perumahan Sukajadi Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 143 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan adik ipar dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idhul Fitri.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 tersebut, yang telah menjadi sebuah cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya “non reaktif”.

Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan, saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

(4). Seorang anak perempuan berinisial “An.IAZ” usia 4 tahun, belum sekolah, beralamat di kawasan Perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 144 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan keponakan dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan berjumpa pada silaturahmi lebaran Idhul Fitri.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 tersebut, yang telah menjadi sebuah cluster baru dengan sebutan “ Cluster TGR“, maka tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan bersama kedua orang tuanya melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya “non reaktif”.

Keesokan harinya, 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”. Sedangkan kedua orangtuanya terkonfirmasi negatif dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan kedua.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan, saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSBP Batam.

(5). Seorang perempuan berinisial “Ny.AD” usia 52 tahun, ibu rumah tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Sukajadi Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 145 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan ibu mertua dari terkonfirmasi positif nomor 100 dan tinggal serumah dengannya.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 tersebut, yang telah menjadi sebuah cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya “non reaktif”.

Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan, saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

(6). Seorang laki-laki berinisial “Tn.KS” usia 49 tahun, Pedagang Pasar Toss 3000, beralamat di kawasan perumahan Glory View Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 146 Kota Batam. Yang bersangkutan ayah kandung dari terkonfirmasi positif nomor 131 yang istrinya adalah jemaat dan teman terkonfirmasi positif nomor 82. “Tn.KS” bertemu pada saat ada acara pernikahan.

Sehubungan dengan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 & 82”, yang bersangkutan bersama istri dan anaknya pada tanggal 29 Mei 2020 melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil untuk yang bersangkutan dan anaknya tersebut “non reaktif”. Sedangkan istrinya “reaktif” sehingga pada hari itu juga dilanjutkan dengan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sedangkan istrinya tersebut dinyatakan terkonfirmasi “negatif” dan saat sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang kedua, hasilnya belum diperoleh (on proses).

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan berarti. Yang bersangkutan, saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.

(7). Seorang perempuan berinisial “Ny.L” usia 38 tahun, ibu rumah tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Diamond Palace, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam, merupakan kasus baru covid-19 nomor 147 Kota Batam. Yang bersangkutan menghadiri takziah atas meninggalnya almarhum “IA’ pasien PDP yang merupakan keluarga dari terkonfirmasi positif nomor 101.

Sehubungan dengan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Palm Spring 101, 102, 103, 104, 105, 106, dan 109”, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan kepada yang bersangkutan, Hasilnya diketahui Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan berarti. Yang bersangkuta saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

(8). Seorang perempuan berinisial “Ny.T” usia 68 tahun, ibu rumah tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Citra Batam, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 148 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan teman dari terkonfirmasi positif nomor 108.

Sehubungan dengan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 & 82, tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “reaktif. Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan berarti. Yang bersangkutan saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

(9). Seorang perempuan berinisial “Ny.ED” usia 29 tahun, ibu rumah tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, merupakan kasus baru covid-19 nomor 149 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan istri dari terkonfirmasi positif nomor 100.

Menindak lanjuti hasil tracing dan pengembangan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap kasus nomor 100 tersebut, yang telah menjadi sebuah cluster baru dengan sebutan “Cluster TGR”, maka tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT hasilnya “non reaktif”.

Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorakan di RSE-BK yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan berarti. Yang bersangkutan saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

(10). Seorang perempuan berinisial “Ny.NAL” usia 34 tahun, ibu rumah tangga (IRT), beralamat di kawasan Perumahan Oriana, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, merupakan kasus baru covid-19 nomor 150 Kota Batam. Yang bersangkutan tanggal 7 Mei 2020 berobat ke UGD RS Awal Bros Batam, dengan keluhan demam sejak sehari sebelumnya.

Kemudian dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “non reaktif”. Selanjutnya diberi pengobatan rawat jalan dan diedukasi untuk karantina mandiri di rumah dengan status orang dalam pengawasan (ODP). Kemudian tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan ada gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan saat ini dalam proses persiapan perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

(11). Seorang laki-laki berinisial “Tn.S” usia 46 tahun, beralamat di kawasan perumahan Perum Griya Permai Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Sagulung, merupakan kasus baru covid-19 nomor 151 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan pedagang di Pasar Toss 3000 Lubuk Baja Kota Batam.

Sehubungan dengan tracing dan pengembangan kasus terkonfirmasi positif nomor 79 yang mengatakan rutin belanja barang kebutuhan warung sembakonya diperoleh dari pasar tersebut. Selanjutnya, tanggal 28 Mei 2020 Tim Penanganan Covid-19 Lubukbaja melakukan RDT secara random/ acak bagi para pedagang dan diperoleh hasil yang bersangkutan “reaktif”.

Selanjutnya diedukasi melaksanakan karantina mandiri di rumahnya. Keesokan harinya, tanggal 29 Mei 2020 dilanjutkan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui Rabu (3/6/2020) dengan terkonfirmasi “positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Yang bersangkutan saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/ karantina guna penanganan kesehatannya di RSKI Covid-19 Galang.

Patuhi Protokol Kesehatan dan Imbauan Pemerintah

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, H Muhammad Rudi, menyatakan sesuai hasil penyelidikan epidemiologi (PE) yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa:

masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada. Ataupun kasUs baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.

H Muhammad Rudi

“Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah, guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit covid-19,” jelas Rudi.

Selanjutnya diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam, perintah Rudi, guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus ke luar rumah.

“Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur. Kemudian istirahat yang cukup,” pesan Rudi.(*/ted)