Keprisatu.com – Menjelang Musyawarah Wilayah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau, dinamika internal organisasi mulai terasa. Sejumlah nama kandidat ketua mulai bermunculan untuk menjadi calon ketua MUI Kepri, baik secara terbuka maupun melalui komunikasi internal para ulama.
Musyawarah wilayah ini dinantikan sebagai momentum penting bagi organisasi yang beranggotakan para ulama dan kiai dengan latar belakang pendidikan Islam serta pengalaman pesantren. Agenda tersebut diharapkan menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat peran MUI di tengah masyarakat Kepri.
Bambang Maryono yang saat ini masih menjabat Ketua MUI Kepri menjelaskan persiapan musyawarah saat ini sudah memasuki tahap pematangan. “Persiapan sudah tidak lama lagi. Secara administrasi dan fasilitas sudah dipersiapkan dengan matang,” ujar Bambang saat ditemui di kawasan Bintan Centre, Tanjungpinang.
Ia juga mengungkapkan bahwa MUI Kepri akan segera menempati kantor baru yang berlokasi di Kecamatan Bukit Bestari, di jalur menuju Dompak. Sebelumnya, MUI Kepri berkantor di Asrama Haji Tanjungpinang.
Menurut Bambang, masa kepemimpinan saat ini akan segera berakhir dan musyawarah direncanakan berlangsung pada Juli mendatang. Ia mengakui munculnya sejumlah kandidat merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi.
“Beberapa kandidat sudah mulai terlihat, ada yang bergerak secara terbuka, ada juga yang masih tertutup. Itu hal biasa dalam organisasi, termasuk organisasi keagamaan,” katanya.
Musyawarah wilayah MUI Kepri diharapkan berlangsung kondusif dan menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat. Para ulama berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menjaga marwah organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan moral masyarakat. (aha)




