Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di hutan Bandara Hang Nadim

Keprisatu.com – Hutan kawasan Bandara Hang Nadim Batam terbakar, Senin (22/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, membuat semua pihak khawatir. Sebab kebakaran ini mengancam keberadaan Depot Pertamina Avtur Bandara yang berjarak hanya 100 meter saja.

Dari lokasi, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang terus berkobar.  “Kita masih berusaha padamkan apinya sekarang,” kata Kasi Patroli dan Pengamanan Hutan Ditpam BP Batam, Wilem Sumanto, Senin (222/2021).

Kata Wilem, api terus berkorban sampai saat ini, karena angin bertiup kencang dan banyaknya daun kayu kering membuat api sulit dikendalikan.

Saat ini petugas pemadam kebakaran baik dari BP Batam, Pemko Batam, dan dibantu aparat lainnya terus berusaha menjinakkan api. Apalagi api mendekat ke arah Depot Pertamina Avtur Bandara.

“Depot Pertamina kira kira 100 meter lagi, namun kami sedang berupaya melakukan pembatasan khususnya yang ke arah Pertamina. Anginnya cukup kuat, api cepat membesar,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan api setidaknya sudah menghanguskan sekitar tiga hektare hutan Bandara. “Bisa jadi lebih karena api hingga saat ini belum padam meskipun upaya pemadaman terus dilakukan,” ungkapnya.

Sementara sejauh ini kebakaran yang terjadi belum mengganggu penerbangan di Bandara Hang Nadim.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Tim pemadam sudah di lokasi,” ungkap GM Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Bandara Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, saat dikonfirmasi Senin, siang.

Dikatakan Benny lokasi kejadian jauh dari runway bandara. “Lokasi berada di line side (sisi darat),” ungkapnya lagi.

Sejauh ini kata Benny kebakaran hutan tersebut belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam.

“Sejauh ini tak mengganggu, masih aman, namun kita terus berkoordinasi dengan Avsec dan Ditpam yang menangani kebakaran,” kata Benny.

Sejauh ini dia pun belum mengetahui seberapa luas hutan yang terbakar. “Kalau penyebabnya kita belum mengetahuinya,” kata Benny.(KS10)

Editor : Tedjo