Beranda Batam Jalan Tanjungpiayu Laut Longsor, Camat Dwiki: Buka Jalan Darurat

Jalan Tanjungpiayu Laut Longsor, Camat Dwiki: Buka Jalan Darurat

Batam, Keprisatu.com – Hujan deras terjadi dalam waktu dua pekan belakangan dengan intensitas tinggi, menimbulkan dampak lingkungan di antero Kota Batam. Kecamatan Sungai Beduk, adalah salah satu kecamatan yang banyak menghadapi beberapa dampak akibat hujan deras.

Di antaranya  banjir dadakan di seputaran Kelurahan Duriangkang, dimana puluhan rumah terendam air hujan lantaran genangan air tidak bisa langsung menuju ke sunga atau kanal drainase.

Dampak lainnya, warga Seibeduk baik yang menuju ke arah Kampung Bagan Kelurahan Tanjungpiayu atau sebaliknya menuju ke Jalan S Parman,  harus kerepotan karena luapan dari dam duriangkang menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan.

Warga yang mengendarai motor dari arah Kampung Bagan menuju ke Tanjungpiayu (dan sebaliknya) terjebak kemacetan akibat meluapnya air dam hingga ke jalan raya.

Akibat luapan air dam yang membanjiri jalan raya, luapoannya menyeberang hingga ke perumahan yang berada di sisi kanan. Akhirnya setelah berkoordinasi dengan BP Batam, alat berat diturunkan untuk membantu mengeruk material berupa eceng gondok yang membuat genangan aiar dari dam membeludak.

Hujan deras  beberapa hari belakangan juga mengakibatkan kerusakan parah pada jalan menuju arah Kampung Tua Piayu laut, Kecamatan Sei Beduk. Saat ini, jalan tersebut hanya dapat dilewati oleh kendaraan roda dua karena longsor memakan seluruh bahu jalan.

Camat Sei Beduk, Dwiki Septiawan, menyatakan warga kini membuka jalur darurat agar kendaraan roda empat dapat melintas. Namun, untuk perbaikan jalan masih menunggu koordinasi dari pemerintah provinsi Kepulauan Riau.

“Ini jalan provinsi. Kami sementara buka akses jalan dulu biar bisa dilalui masyarakat. Kami sudah melaporkan ini ke Pemerintah Kota agar dapat diteruskan ke Provinsi,” ujar Dwiki Minggu (5/3/2023).  (KS03) 

Editor : Teguh Joko Lismanto