ilustrasi korupsi (detik)

Keprisatu.com – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karimun menyita satu unit mobil milik Mantan Direktur PDAM Tirta Mulia Karimun Indra Santo, Selasa (2/2/2021) kemarin.

Satu unit mobil sedan Ford Fiesta warna putih itu disita penyidik, karena diduga kuat merupakan barang bergerak yang dibeli Indra Santor menggunakan uang hasil korupsi.

Penyitaan itu dilakukan penyidik di kediaman milik Indra Santo di Tanjungbatu, Kundur dengan disaksikan langsung Istrinya.

“Iya benar kita amankan mobil milik eks Dirut PDAM Indra Santo di kediamannya di Tanjungbatu,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karimun Andriansyah, Selasa (3/2/2021).

Andri mengatakan, mobil tersebut diduga dibeli menggunakan uang hasil korupsi yang dilakukan tersangka Indra.

“Dugaan kami, mobil ini hasil korupsinya. Kami sekarang lagi mengusut aliran uang korupsi Indra Santo, salah satunya kami duga mobil tersebut,” kata Andriansyah.

Ia menyebutkan, saat proses penyitaan tidak ada perlawanan dari pihak keluarga Indra yang disaksikan oleh sang istri.

“Tidak ada perlawanan, hanya istrinya terlihat hendak menangis,” katanya.

Menurut Andri, pihaknya telah menejelaskan kepada istri Indra Santo untuk tidak khawatir, pihaknya akam mengembalikan mobil tersebut setelah proses persidangan selesai.

“Saya sampaikan sementara kami amankan dulu, kita tunggu putusan pengadilan, kalau diputuskan dikembalikan, nanti kita kembalikan,” ungkapnya.

Sementara ini mobil sedan Ford Fiesta tersebut dititipkan di kantor Kejari Karimun Cabang Tanjungbatu.

“Sementara kami titipkan di kantor Cabjari Tanjungbatu,” ujar Andri.

Saat ini, Andri mengatakan pihaknya terus berupaya menelusuri aliran dana korupsi PDAM Karimun itu.

“Masih akan kami cari lagi, kira-kira ke mana aliran uangnya. Kalau kepada orang per orangan, sementara ini kami belum memperoleh fakta,” kata Andri.

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Mulia Karimun Indra Santo dan Bendaharanya Js ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana operasional PDAM.

Indra telah dan Js ditahan sejak 16 Desember lalu, dan saat ini masih di titipkan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun.

(KS12)

Editor : Joko