
Keprisatu.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 secara khidmat di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual, keteladanan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Kepulauan Riau.
Peringatan Isra Mikraj tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA. Kehadiran Menag RI menambah kekhusyukan sekaligus memberi makna tersendiri bagi ribuan jamaah yang memadati lokasi acara.
Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua BKMT Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar, Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, jajaran Forkopimda Kepri, serta jamaah dan ibu-ibu BKMT dari seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.
Mengawali rangkaian peringatan Isra Mikraj, dilakukan penyerahan bantuan sosial dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Riau. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri sebagai wujud nyata kepedulian terhadap umat.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi Program Kepri Cerdas berupa beasiswa sebesar Rp1.178.000.000 kepada 277 penerima manfaat, serta Program Kepri Taqwa berupa bantuan untuk masjid dan musala sebesar Rp300.000.000 yang diberikan kepada 30 masjid dan musala di Kepulauan Riau. Program ini diharapkan semakin menguatkan semangat ibadah dan pendidikan keagamaan masyarakat.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau juga menyalurkan Program Kepri Makmur berupa bantuan UMKM sebesar Rp7.000.000 kepada dua penerima manfaat, serta Program Kepri Peduli berupa bantuan nafkah sebesar Rp2.000.000 kepada dua penerima manfaat.
Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa spiritual yang menguatkan iman sekaligus menanamkan nilai moderasi dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di daerah yang majemuk seperti Kepulauan Riau.
“Isra Miraj bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga pesan agar umat beragama mampu hidup damai, saling menghormati dan menjaga harmoni sosial,” kata Menag Nasaruddin Umar.
Kegiatan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Menag.
Sebelumnya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut, Provinsi Kepulauan Riau berhasil menjaga dan meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).
Pada tahun 2025, lanjutnya IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 82,21 poin. Capaian tersebut menempatkan Kepri di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional.
“Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepulauan Riau, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah,” kata Gubernur Ansar.
Pada kegiatan ini, Gubernur Ansar juga menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus membangun akhlak dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Nilai-nilai Isra Mi’raj, menurutnya, harus tercermin dalam sikap disiplin, kejujuran dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita pentingnya salat sebagai pondasi akhlak, yang akan melahirkan masyarakat yang rukun, beretika dan bertanggung jawab,” ucapnya. (lis)