Keprisatu.com – Bursa pemilihan Ketua Umum Kadin Provinsi Kepulauan Riau (Kadin Kepri) praktis telah berakhir setelah hingga batas penutupan pendaftaran, Sabtu (27/12/2025) pukul 16.00 WIB, hanya satu nama yang resmi mendaftar, yakni Ir Mustava MM.
Mustava datang langsung ke sekretariat panitia untuk menyerahkan berkas pendaftaran kepada Steering Committee (SC) di Batam. Seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, Ir Mustava MM menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Kepri Bidang Konstruksi dan Kelistrikan serta pimpinan PT Nava Powerindo. Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua SC, Ernawati.
Ernawati menjelaskan, kekuatan pendaftaran Mustava terletak pada dukungan penuh dari seluruh tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Lingga, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Kepulauan Anambas, Natuna, dan Batam.
“Alhamdulillah, hari ini Pak Mustava resmi mendaftar dengan melampirkan surat dukungan dari tujuh kabupaten/kota,” ujar Ernawati.
Sesuai aturan, calon Ketua Umum Kadin Kepri wajib mengantongi minimal dukungan 30 persen daerah. Dengan mengantongi dukungan 100 persen, Mustava dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) Kadin Kepri.
Muprov Kadin Kepri sendiri dijadwalkan akan digelar pada 3 Januari 2026, dengan dua opsi lokasi yang masih dipertimbangkan panitia, yakni di Tanjungpinang atau Batam, tergantung kesiapan teknis.
Panitia juga menegaskan bahwa Ir Mustava telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan finansial yang ditetapkan organisasi.
“Beliau telah memenuhi biaya administrasi dan uang kontribusi pendaftaran sebesar Rp1 miliar,” kata Ernawati.
Sebagai bentuk transparansi, panitia akan mempublikasikan bukti penyetoran kontribusi tersebut pada Senin (30/12/2025) setelah proses pencairan dinyatakan selesai.
Terkait isu munculnya calon lain, seperti nama Ade Angga, panitia menegaskan tidak ada pendaftar lain hingga penutupan. “Kami sudah berkomunikasi dengan perangkat Kadin di tujuh daerah, dan tidak ada calon lain yang maju,” jelas Ernawati.
Dengan ditutupnya masa pendaftaran, panitia kini memasuki tahapan verifikasi berkas hingga 2 Januari 2026, sebelum hasilnya dibawa ke forum Muprov untuk ditetapkan secara sah.
Mengusung visi “Bersatu Membangun Kepri, Berdaya Saing Global”, Mustava menargetkan Kadin Kepri menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah berbasis industri, maritim, dan investasi berkelanjutan serta berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah. (lis)




