Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam ikut Deklarasi Janji Kerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Keprisatu.com –  Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam ikut Deklarasi Janji Kerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Satuan Kerja Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM se Kota Batam pada Selasa (23/2/21).

Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM RI Bidang Sosial Mien Usihen hadir langsung dalam kegiatan ini. Dimana pada kesempatan ini, Mien Usihen mengatakan, deklarasi ini diharapkan bukan hanya deklarasi saja karena banyak yang menyaksikan.

“Apabila dilanggar apa yang dideklarasikan tadi ini berarti mencederai dan pasti ini membuat penurunan kepercayaan pada Satker,” ujarnya.

Untuk itu diminta komitmen dari para pimpinan dari Satker dan juga seluruh jajaran untuk semangat dalam Pembangunan Zona Integritas ini. Ada strategi yang harus dilaksanakan dalam memasuki zona ini.

“Saat ini masih pencanangan, untuk itu Saya minta semuanya terus berproses dan jangan berhenti agar bisa masuk ke tahap selanjutnya,” katanya.

Tahap selanjutnya yang dimaksud adalah tahap Pembangunan Zona Integritas, disitulah inti pembangunan zona ini dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), sistem dan budaya kerjanya.

“Intinya yaitu membangun SDMnya, sistem dan juga budaya kerja agar bagaimana bisa membangun Zona Integritas ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam I. Ismoyo pada kesempatan kali ini mengatakan, pada prinsipnya yang telah dicapai pada tahun 2019 oleh Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam adalah predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Tahun 2020 dilanjutkan lagi dengan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). “Tahun 2021 kita lanjutkan, kita kuatkan ini yang telah diperjuangkan dari 2020,” katanya.

Hal tersebut menurutnya perlu dukungan dari internal pegawai, masyarakat dan para mitra dan stakeholder terkait. Karena pihaknya ingin mencapai masuk dalam Zona Integritas WBBM.

“Kita intinya tidak hanya ingin mendapatkan predikat saja, tapi memang membangun komitmen kita pada pelayanan publik yang baik pada masyarakat,” tutupnya. (KS14)

Editor : Tedjo