Pertemuan dalam Coaching Clinic Otomotive Kepri 2020 untuk merumuskan regulasi menggelar even di tengah pandemi (Ft : Ist)

Keprisatu.com – Sebanyak 50 orang se-Provinsi Kepri mengikuti acara Coaching Clinic Automotive Kepri 2020. Penyelenggara acara yaitu penmgurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kepri. Acara berlangsung   dua hari, Sabtu dan Minggu tanggal 26 dan 27 Desember 2020 di Kings Hotel, Kota Batam.

IMI Kepri  menginisiasi Coaching Clinic Otomotif Kepri 2020 di Kings Hotel Batam.  Acara ini ditaja berlatar belakang salah satunya karena Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri  tak ingin mengulang pengalaman balapan Road Race Championship sedang berlangsung di Bundaran Dompak, Tanjungpinang, Minggu (22/11/2020) lalu, dibubarkan satgas covid-19 dan polisi.

Coaching Clinic Automotive ini juga menghadirkan  peserta mekanik, pebalap dan juga para pembuat acara se-Provinsi Kepri. Salah satu materi yang dibahas, bagaimana regulasi mengadakan kejuaraan balap di tengah pandemi Covid-19.

Lalu, masukan disampaikan ke  ke Pengurus Pusat IMI, kemudian dibuat standar operasional prosedur (SOP) dengan menekankan kerja sama dengan Kapolri.

Ketua Panitia Coaching Clinic Otomotif Kepri 2020, Otra Bismarck Willy kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020) menjelaskan  Coaching Clinic Automotive mengundang mekanik Asia Suhartanto Kupret yang juga Komisi Teknik PP IMI dan Leo Candra yang juga Komisi Teknik PP IMI.

Tak hanya memberikan edukasi terkait bagaimana caranya menyetel kendaraan, namun acara  juga membahas bagaimana membuat acara di masa pandemi COVID-19.

Menurut Willy, klub otomotif, pembalap, manajer, dan sponsor, lanjut Willy, jangan hanya tahu gas pool dan rem saja saat kejuaraan balap. Namun saat kondisi sekarang pandemi Covid-19, harus tahu juga regulasi.

“Coaching  di masa pandemi ini benar-benar membahas bagamana menggelar acara yang mengharuskan adanya izin keramaian dan ikuti protokol kesehatan,” kata Willi. Coaching Clinic Automotive Kepri 2020 merupakan acara pertama yang dilakukan se-Indonesia.

Sebelum pandemi, bagi penyelenggara yang hendak membuat even harus ada persetujuan dari IMI dulu baru kepihak polisi. “Kalau sekarang terbalik, izin ke polisi baru ke IMI,” ujarnya.

Dengan  terpilihnya Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua IMI Pusat, dia berkomitmen berkomunikasi dengan Kapolri. Hal ini guna menyiapkan persiapan-persiapan even yang akan diselenggarakan di tahun 2021 mendatang.

Dalam coaching clinic, menghadirkan pemateri  antara lain Suhartanto Kupret yang juga Komisi Teknik PP IMI dan Leo Candra yang juga Komisi Teknik PP IMI. Acara ini tidak hanya memberikan edukasi terkait bagaimana caranya menyetel kendaraan.

“Semoga ilmu yang diberikan pemateri yang terbukti kompeten di tingkat balap Asia, ke depan mampu meningkatkan prestasi pembalap Kepri. Karena balap itu selain keahlian, juga faktor modifikasi kendaraan menentukan. Di sinilah pentingnya acara ini,” ungkap Willy.

Ketua IMI Kepri Minta Pemprov Kepri Serius Dukung Fasilitas Olahraga

Ketua KONI Kepri Usep RS (kanan) dan Sekretaris Amri

Coaching Clinic Otomotif Kepri 2020 juga dihadiri  dua anggota DPRD Batam yang juga anggota IMI Kepri yaitu Muhammad Rudi selaku Ketua Fraksi Gerindra dan Arlon Veristo selaku Sekretaris Komisi III DPRD Batam.

“Saya dengar Pak Usep mengeluhkan lahan untuk sirkuit. Saya kebetulan Ketua Ranperda Rancangan Tata Ruang dan Wilayah, silakan kasih ke saya nomenklaturnya, saya sampaikan langsung ke Pak Wali Kota Batam. Saya juga menitipkan Rp100 juta dana aspirasi saya untuk kegiatan IMI. Pak Arlon juga Rp100 juta, mohon dicatat,” tembak Rudi, yang diiyakan Arlon Veristo.

Ketua IMI Kepri Usep RS yang hadir di Coaching Clinic Automotive Kepri 2020 sangat mendukung apa yang disampaikan oleh dua anggota DPRD Batam tersebut.

Usep yang juga  sebagai Ketua Komite Olahrga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, mengatakan  kegiatan olahraga membawa tiga dampak penting; meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan pariwisata, sport industry (modifikasi), sport komunitas.

“Meningkatkan PAD karena peserta yang hadir saja akan menginap di hotel, makan, minum, hiburan, belanja, dan sebagainya. Sport industry, akan memunculkan spesifikasi kendaraan model-model baru. Sedangkan sport komunitas, akan memunculkan klub-klub baru,” terang Usep.

Usep menegaskan perlunya komitmen kepala daerah yang dalam visi dan misinya memajukan olahraga. “Saya beberapa tahun memimpin IMI Kepri, sudah mengajukan lahan 10 hektare untuk membangun sirkuit permanen. Pada Musprov IMI nanti, semoga ketua terpilih nanti bisa mewujudkan sirkuit ini,” doa Usep.

Usep RS benar benar menekankan  kepada pemerintah Provinsi Kepri agar bisa membangun fasilitas olaharaga di Kepri. “Kami menginginkan adanya fasilitas olahraga di Kepri, terutama sirkuit. Selama ini kita selalu buat even di sport hall temenggung, biayanya sekali sewa saja Rp35 juta,” ujarnya.

Kata Usep, terpilihnya gubernur Kepri yang baru, bisa memberikan fasilitas olahraga. Saat ini sambungnya, di bawah KONI Kepri setidaknya ada 54 Pengprov. “Di PON 2021 Papua, kami mengirimkan 74 orang yang terdiri dari atlet dan juga pelatih,” ucapnya. (ks03)

Editor : Teguh Joko Lismanto