Keprisatu.com – Pencarian terhadap Taufik, nahkoda Speed Boat Tiga Saudara yang dikabarkan hilang, memakan waktu lebih dari 3 pekan.
Tubuh sang nahkoda hilang di sekitar perairan antara Pulau Rusa Kundurbarat Kabupaten Kerimun dengan Pulau Penyalai Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Dari pencarian tersebut, hingga kini, baik jasad Taufik maupun bangkai kapal SB Tiga Saudara juga belum ditemukan oleh Tim Gabungan dari SAR, TNI dan Kepolisian.
Tim Gabungan sempat memperluas pencarian hingga ke Selat Panjang, Kabupaten Meranti Provinsi Riau untum mencari keberadaan kapal beserta nahkoda. Akan tetapi, hingga kini tidak membuahkan hasil.
Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir mengatakan, terkait pencarian terhadap Nahkoda dan SB Tiga Saudara saat ini masih dilakukan dan tetap melanjutkan upaya pencarian.
“Proses pencarian belum dihentikan,” ujar Binsar.
Ia mengatakan, proses pencarian masih terkendala dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem. Sehingga hingga kini masih belum dapat dilanjutkan.
“Mengingat cuaca jadi kita belum bisa gerak,” terangnya.
SB Tiga Saudara dilaporkan hilang di sekitar perairan Pulau Kundur, Karimun, Kepri, Minggu (20/12/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Speed Boat itu dikabarkan membawa muatan berupa sayur-sayuran dan ikan dari Tanjung Buton, Riau tujuan Kota Batam.
Speedboat tersebut dinakhodai oleh Taufik dan KKM bernama Ali.
Sejauh ini, Tim Gabungan hanya berhasil menemukan Ali KKM SB Tiga Saudara. Ia ditemukan tidak jauh dari bibir pantai lubuk Kundur dengan kondisi meninggal dunia.
Petugas gabungan kemudian melakukan pencarian sekitar lokasi penemuan jasad Alimuddin. Namun petugas tidak menemukan rekan Alimuddin yakni Taufik yang berprofesi sebagai nakhoda SB Tiga Saudara.
Tidak hanya Taufik, speedboat Tiga Saudara sendiri juga tidak ditemukan petugas hingga kini. (ks12)
Editor : Tedjo



