Bupati Karimun menyerahkan penghargaan kepada para guru di HUT ke-15 HIMPAUDI, Selasa (1/9/2020).

Keprisatu.com – Kado spesial diberikan Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Kabupaten Karimun. Kado spesial itu berupa kenaikan insentif atau gaji untuk para tenaga pengajar yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Karimun, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15.

Mulai tahun 2021 mendatang guru PAUD di Karimun akan mendapatkan insentif Rp1 juta, naik Rp300 ribu dari tahun 2020 sebesar Rp700 ribu.

“Gaji yang diterima para guru PAUD tahun 2020 ini sebesar Rp700 ribu. Angka tersebut pun merupakan kebijakan kita yang menaikkannya ditahun 2019 lalu, dari awalnya Rp500 ribu. Kemudian tahun 2020 ini kita naikkan lagi, sehingga nominal yang akan diterima tahun 2021 mendatang sebesar Rp1 juta,” kata Rafiq saat menghadiri pertemuan dalam rangka Syukuran HUT Himpaudi ke 15 tahun, Senin (1/9/2020).

Hanya saja, ada persyaratan yang wajib dipenuhi masing-masing guru PAUD jika ingin mendapatkan kenaikan insentif itu. “Kalau mau naik gaji ya harus dengan syarat, yakni para guru PAUD wajib ikut sertifikasi, kalau yang tidak sertifikasi ya tidak akan dapat naik gaji dan segitu-segitu saja,” katanya.

Ia mengatakan, kelayakan untuk mendapatkan kenaikan gaji ada aturan main yang dibuat Dinas Pendidikan bersama beberapa pihak, termasuk melibatkan HIMPAUDI Karimun. “Jadi harus ada unsur keadilan. Jika dinilai sudah layak, maka akan kita buat sama persis seperti guru-guru Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dalam melakukan Munaqasah atau sertifikasi. Tujuannya agar jangan hanya semata-smata insentif naik, tapi kualitas para guru PAUD tidak diperhatikan,” katanya.

Saat ini ada 87 lembaga dan 323 tenaga pendidik dan kependidikan, dengan membimbing anak-anak didik sebanyak 1.280 orang. Para guru PAUD ini dipastikan akan mendapatkan haknya jika telah memenuhi syarat tersebut. (KS 12)

Editor: zaki