Menteri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan semua guru honorer kini berpeluang jadi pegawai pemerintah.

Keprisatu.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan setiap guru honorer berpeluang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pemerintah bahkan tidak melakukan pembatasan, tapi harus lulus seleksi.

“Semua honerer dari negeri maupun swasta boleh mengambil tes. Yang lulus silakan menjadi P3K,” ungkap Nadiem sebagaimana Keprisatu mengutipnya Senin (30/11/2020) melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Nadiem menjelaskan, pemerintah akan melakukan tes guru honorer secara daring. Sehingga semua guru honorer yang ada bisa mengikuti, asal memenuhi kriteria menjadi peserta.

Termasuk yang berusia di atas 35 tahun masih berkesempatan mengikuti. Ia juga menegaskan, bahwa tidak ada golongan atau kelompok prioritas untuk menjadi P3K pada tahun 2021.

Nadiem juga menyatakan peserta tidak perlu khawatir jika gagal pada tes pertama, karena bisa mengulang tes kedua dan ketiga.
“Jadi saya harus mengubah pola pikirnya, sudah tidak ada dahulu-dahuluan lagi. Semua bisa mengambil, pada 2021, bahkan bukan cuma sekali. Mereka bisa mengambil totalnya tiga kali mengambil, Jadi kalau gagal, bisa mencoba lagi,” lanjut Nadiem.

Kemendikbud juga menyediakan pembelajaran online secara mandiri. Calon peserta bisa mengasah kemampuannya agar kemungkinan lulus seleksi lebih tinggi. Kemendikbud, katanya, tidak akan mengendurkan standar lulus tes P3K karena demi mempertahankan kualitas untuk kebaikan anak didik.

“Tetapi tolong diingat lagi masyarakat, ini bukan pengangkatan 1 juta guru menjadi P3K. Ini adalah seleksi massal. Yang akan diangkat menjadi P3K,” tegas Nadiem. (ks04)

editor: arham