Ansar Ahmad dan Marlin Agustina

Ansar-Marlin Segera Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri

Keprisatu.com – Mahkamah Konstitusi (MK) RI memutuskan tidak dapat menerima permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dalam sidang pengucapan Putusan Perkara Nomor 131/PHP.GUB XIX/2021, Selasa (16/2/2021), di Ruang Sidang Pleno MK. Gugatan ini diajukan oleh Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kota Nomor Urut 2 Isdianto dan Suryani atau INSANI.

MK menolak gugatan INSANI antara lain karena selisih suaranya dengan pasangan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina (AMAN) lebih dari 2 persen. Sebagaimana syarat ambang batas selisih suara dalam Pasal 158 ayat (2) huruf a UU Nomor 10 Tahun 2016 untuk melanjutkan perkara PHP. Sedangkan selisih suara INSANI dan AMAN mencapai 3,6 persen.

Menanggapi putusan tersebut, Komisioner KPU Kepri, Arison menyebutkan proses selanjutnya sebelum pelantikan atau peresmian pasangan Gubernur Kepri terpilih, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina.

”Setelah pengucapan putusan MK ini, tahapannya Penetapan Calon Terpilih oleh KPU Provinsi,” ujarnya, Selasa (16/2/2021).

Setelah penetapan calon terpilih oleh KPU Provinsi Kepri, maka selanjutnya Pengajuan Penetapan dan Peresmian Calon Terpilih kepada Kemendagri melalui DPRD dan Pemprov Kepri.

BACA JUGA: Ansar – Marlin Sah Menang Pilkada Kepri 2020

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri sudah menetapkan Ansar-Marlin sebagai pemenang Pilkada Kepri 2020. Penetapan ini melalui gelaran rapat pleno selama dua hari, Jumat (18/12/2020) dan Sabtu (19/12/2020) di Hotel CK Tanjungpinang.

Hasilnya, pleno KPU menetapkan paslon nomor urut 3, Ansar-Marlin memperoleh suara terbanyak. Ansar-Marlin berhasil mengumpulkan sebanyak 308.553 suara atau sebesar 39,97 persen.

Sedangkan suara terbanyak kedua, yaitu paslon nomor urut 2, Isdianto dan Suryani dengan perolehan 280.160 suara atau 36,29 persen. Terakhir, pasangan nomor urut 1, Soerya Respationo-Iman Sutiawan hanya memperoleh sebanyak 183.317 suara atau 23,74 persen. (ks04)

editor: arham