Peluncuran program kerjasama IKM Go-Digital antara Gojek dengan Disperindag dan Dekranasda Kota Batam yang dihadiri Kepala Disperindag Batam Gustian Riau (kiri) dan Ketua Dekranasda Batam Marlin Agustina Rudi (tengah).

Keprisatu.com – Gojek akan melakukan pendampingan kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Batam untuk tetap eksis dan bisa bertahan selama pandemi. Pendampingan akan dilakukan secara online selama tiga bulan, hingga 12 Agustus mendatang.

VP Regional Sumbagsel Gojek Indonesia, Erika Agustine mengatakan, untuk menekan dampak pandemi Covid-19 terhadap pelaku IKM, Gojek menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam. Bertajuk IKM Go-Digital, Gojek memberikan rangkaian pelatihan guna meningkatkan daya tahan UKM dari terpaan pandemi yang berkepanjangan.

“Bekerjasama dengan Disperindag dan Dekranasda Kota Batam, kami berharap upaya yang kami lakukan ini menjadi sebuah kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi para pelaku industri kecil dan menengah, terutama dalam meningkatkan daya tahan industri kecil dan menengah, karena kita tidak akan pernah tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” ujar Erika dalam pernyataan tertulis yang didapatkan keprisatu.com, Selasa (23/6/2020).

Menurut Erika, program pelatihan dan pembinaan UKM ini dimulai dengan pendaftaran para peserta menjadi merchant GoFood dan GoShop. Program ini diikuti 113 peserta yang terdiri dari 67 pelaku industri makanan dan 46 pelaku industri batik di Batam.

“Usai mengikuti pelatihan ini, Gojek akan membantu para peserta memasarkan produk-produk mereka melalui layanan GoFood dan GoShop yang ada di dalam aplikasi Gojek,” kata Erika.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau mengapresiasi kontribusi Gojek terhadap IKM Batam. Menurutnya, Gojek sudah memberikan pembinaan IKM Dekranasda Kota Batam lewat proyek yang sudah disepakati bersama, yaitu IKM Go-Digital.

“Kita semua tahu seluruh bisnis terdampak dengan adanya wabah COVID -19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Kota Batam. Terima kasih juga atas pelatihan yang sudah diberikan selama 2 hari dan pendampingan selama tiga bulan kedepan untuk bisa memotivasi para pelaku IKM bisa bertahan dalam kondisi pandemi,“ ujar Gustian.

Sementara itu, Kepala Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi menyatakan, apa yang dilakukan Gojek adalah sebuah gebrakan yang bagus. Menurutnya proyek ini adalah salah satu bentuk kepedulian Gojek kepada pelaku IKM yang ada di Kota Batam.

“Ini salah satu kegiatan positif dan harus terus dilakukan untuk semua pelaku usaha agar sadar akan pentingnya teknologi di zaman sekarang ini,” ujar Marlin.

Gojek di wilayah kerja Sumatera Bagian Selatan yang meliputi Palembang, Lampung, dan Batam telah mendigitalisasi berbagai layanan belanja tradisional. Di Palembang, Gojek telah bekerjasama dengan lima pasar tradisional untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah di pasar tradisional selama pandemi COVID-19.

Upaya mendukung UMKM untuk terjun ke bisnis online di tengah pandemi ini baru sebuah langkah awal. Gojek akan menghadirkan berbagai inovasi lainnya untuk mendukung UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. (zak)