Walikota Batam, HM Rudi

Keprisatu.com – Semakin meningkatnya jumlah  warga Batam yang terkonfirmasi positif covid-19, membuat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kota Batam,  terus melakukan upaya preventif yaitu penyisiran . Hal ini dilakukan agar yang terpapar bisa segera diketahui, kemudian diambil tindakan.

Hal ini ditegaskan HM Rudi Walikota Batam yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) akhir pekan lalu. Penyisiran dilakukan supaya penyebaran covid-19 tidak meluas.   Penyisiran dimaksud  , gencar dilakukan sejak  empat bulan lalu dengan melibatkan para Ketua RT/ RW dan tokoh masyarakat secara sukarela.

Baca juga : https://keprisatu.com/2020/06/18/berencana-berobat-jantung-wargatembesi-ini-malah-positif-covid-19/

Rudi menjelaskan, kurva pasien positif Covid-19 di Kota Batam, memang mengalami peningkatan, tetapi ada sisi positif yang penting untuk  mengambil tindakan. Misalnya segera dilakukan perawatan di rumah sakit. Dengan demikian diharapkan mata rantai penyebaran virus corona ini bisa diputus dan tidak terus meluas.

Sebaliknya , kalau  penyisiran tidak dilakukan , bisa jadi kurva jumlah pasien positif Covid-19 mungkin bisa saja turun. Namun yang akan terjadi virus tersebut akan meluas sehingga suatu saat pasti akan melonjak jumlahnya. Karena itu memilih untuk menjemput orang-orang positif Covid-19 untuk segera diobati.

Penyisiran Tim Gugus Covid-19, Warga Minim Bermasker

Pantauan di lapangan penyisiran yang dilakukan di Kecamatan Seibeduk Kamis (18/6/2020), melibatkan tim Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kecamatan Seibeduk, yang membawahi Kelurahan Duriangkang , Kelurahan Tanjungpiayu, Kelurahan Mukakuning dan Kelurahan Mangsang.

Khusus penyisiran di Kelurahan Duriangkang dilakukan di Perumahan  Pondok Graha.  Tim yang turun Lurah Duriangkang Selamet, Kasi trantib Mart Hendri dan dibantu Ketua RW  04 Adi Nugraha serta tim kesehatan dari Puskesmas Seipancur.

Baca Juga : https://keprisatu.com/2020/06/17/wah-gawat-makin-banyak-warga-yang-ogah-pakai-masker-di-tempat-umum/

Dalam penyisiran masih ada warga yang enggan bermasker. Penyisiran dilakkan pengecekan suhu, mengingatkan warga pakai masker, mendata warga yang sudah dicek, . “Ada  12 rumah yang didatangi petugas, kami juga menghimbau jaga social, cuci tangan , keluar pakai masker untuk yang sering ketemu orang, jabat tangan , konsumsi vitamin, makan buah , dan vitamin c,” ujar Adi Nugroho Ketua RW  4 Pondok Graha.

Aparat RW 4 Perumahan Pondok Graha dan dan Pengurus Masjid  ikuti rapid test

Sebagai upaya pencegahan dan screening dini, di perumaha  tersebut, aparat RW, pengurus masjid dan juga warga yang kerap ngumpul ramai ramai dengan orang lain, juga pernah menjalani  rapid tes. “ Kami pernah menjalani Rapid Test hasinya non reaktif ,” imbuh Adi.  (joe)