Aksi unjuk rasa yang digelar buruh di depan Kantor Wali Kota Batam.

Keprisatu.com – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI) Kota Batam kembali menggelar aksi demostrasi, Senin (16/11/) sekira pukul 13.00 wib. Aksi demonstrasi ini digelar untuk menuntut kenaikan UMK tahun 2021 dan menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Ratusan buruh terdiri dari berbagai perusahaan ini, berkumpul di depan kantor Wali Kota Batam. Mereka menyampaikan orasinya mengenai penolakan UU Omnibus Law dan juga meminta adanya kenaikan UMK Batam tahun 2021.

Dalam orasinya, buruh juga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa selama 5 hari. “Kami akan menggelar aksi ini selama lima hari sampai tanggal 20 November nanti,” teriak Presiden Garda Metal, Suprapto.

Menurut Suprapto, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 3.35 persen. Harusnya, pejabat negara bisa berpedoman dengan data BPS tersebut.

“Jangan permainkan UMK. Kami minta Pemerintah Batam mau mendukung dan menaikan UMK Batam,” teriaknya kembali.

Selain menyampaikan orasinya, para pendemo juga membawa sejumlah atribut berupa poster yang bertuliskan tuntutan-tuntutan mereka. Aksi tersebut dikawal oleh puluhan anggota kepolisian.(ks10)

Editor : Aini