Keprisatu.com – Aksi tiga orang yang tengah merusak panel listrik PJU,  terekam Closed Circuit television (CCTv)   di kawasan Sei Ladi Sekupang. Hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam langsung berkoordinasi dengan pihak Polresta Barelang.

Koordinasi antara pihak Kominfo dan Polresta Barelang, sebagai langkah
cepat mengantisipasi ancaman kejahatan setelah adanya kegiatan mencurigakan yang terekam kamera pengintai (Closed Circuit Television/CCTv) di kawasan Sei Ladi, Sekupang.

“Kemarin kami sudah mendeteksi ada tiga orang yang dengan sengaja merusak panel listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), dari rekaman CCTv sangat mencurigakan,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah, Kamis (11/3/2021).

Dari rekaman tersebut, aksi tiga orang dengan menggunakan satu sepeda motor itu, terekam pukul 23.47 WIB. Dalam aksinya itu, satu orang bertugas memadamkan listrik yang berada di lokasi, kemudian dua orang lainnya menunggu di atas sepeda motor yang masih menyala.

“Dengan temuan itu, langsung kita koordinasikan ke Polresta Barelang melalui petugas Satlantas yang sedang patroli,” ujarnya.

Tak berselang lama, petugas langsung tiba ke lokasi dan kembali menyalakan PJU yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada Sekupang, tepatnya di dekat Waduk Sei Ladi.

“Belum diketahui tujuan pelaku memadamkan PJU tersebut. Namun langkah ini sebagai upaya kita menekan kriminalitas di titik-titik rawan kejahatan,” ujarnya.

Azril menyampaikan, CCTv yang dioperatori Diskominfo Batam tersebar di beberapa titik rawan. CCTv tersebut beroperasi 24 jam dan diawasi pegawai dari Diskominfo Batam.

“Semoga dengan upaya ini, kita bisa mengantisipasi tindak kejahatan di Batam dengan berkoordinasi serta bersinergi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan agar pengawasan melalui CCTv ditingkatkan. Bahkan, Amsakar juga meninjau langsung proses pengawasan melalui monitor yang berada Kantor Wali Kota Batam. “Semoga Batam aman, kondusif, dan tindak kejahatan bisa diantisipasi,” ujarnya.(ks10)

Editor : Tedjo