Ilustrasi

Keprisatu.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mewacanakan empat bank BUMN syariah milik negara digabungkan dalam satu perusahaan (holding company). Empat bank BUMN syariat tersebut yakni PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, PT Bank Mandiri Syariah, dan unit usaha syariah PT BTN Tbk.

“Kami coba merger semua, Insha Allah, Februari tahun depan jadi satu. Supaya ada ada juga opsi-opsi pendanaan bagi yang percaya bisnis syariah. Kita mesti buka itu, yang namanya pendanaan itu macam-macam, ada mahal, murah, syariah, dan konvensional,” kata Erick dalam video konferensi, Kamis (2/7/2020).

Dikutip dari Kontan.co.id, isu penggabungan bank syariah BUMN bukanlah hal baru. Pada awal 2019 lalu, program merger bank syariah pelat merah ini dibuat Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dengan tujuan untuk mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah.

Saat itu KNKS sedang mengkaji alternatif lain untuk percepatan pertumbuhan perbankan syariah melalui beberapa cara. Pertama, pembentukan bank investasi syariah. Kedua, konversi bank konvensional atau BPD. Ketiga, pembentukan holding bank BUMN syariah. Keempat, setoran modal langsung pemerintah ke bank syariah.(ks01)