Aplikasi Eazy segera hadir di 7 kota besar di Sumatera.

Keprisatu.com – Layanan berbasis aplikasi terus diminati oleh masyarakat Indonesia. Penggunaan layanan online ini sangat membantu memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal inilah yang menjadi alasan hadirnya Eazy Indonesia, layanan berbasis aplikasi di Batam. Eazy Indonesia yang akan hadir dalam waktu dekat ini, tidak hanya akan memberikan layanan bagi masyarakat Batam saja, namun juga di 6 kota besar lainnya.

“Kami akan hadir secara serentak di 6 kota besar di Sumatera, yakni Batam, Medan, Palembang, Lampung, Pekanbaru, Jambi dan Padang. Kami tahu, tren masyarakat saat ini adalah menginginkan layanan yang mudah dan murah, serta berada dalam satu genggaman. Sesuai dengan tagline kami, mudah itu murah, sehingga kami hadirkan aplikasi Eazy untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 7 kota ini,” kata Edy Gunawan, Founder/CEO Eazy Indonesia.

Edy menjelaskan, aplikasi Eazy ini memiliki beberapa jenis layanan yang dapat dinikmati, yakni Eazy Ride, Eazy Car, Eazy Send dan Eazy Food. Melalui empat layanan tersebut, masyarakat akan dimudahkan dengan layanan jasa trasnportasi yang dipesan secara online, baik transportasi roda dua maupun roda empat, jasa pengiriman barang serta pemesanan makanan.

“Aplikasi ini nantinya bisa didownload melalui Playstore. Selanjutnya, masyarakat bisa menikmati layanan yang kami berikan sesuai dengan kebutuhan,” kata Edy lagi.

Menurut Edy, layanan berbasis aplikasi Eazy Indonesia ini tidak hanya memudahkan pengguna saja, namun juga turut memudahkan pelaku UMKM di bidang makanan. Selain itu juga, kehadiran Eazy Indonesia tentunya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Pandemi Covid-19 ini tentu saja sudah melemahkan perekonomian kita. Banyak sekali perusahaan-perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawannya karena kondisi pandemi Covid-19. Namun, dengan hadirnya Eazy Indonesia, ini akan membantu mereka yang kehilangan pekerjaan untuk memperoleh penghasilan. Mereka yang memiliki keahlian mengemudi sepeda motor ataupun mobil dapat mendaftarkan diri sebagai mitra kami,” kata Edy.

Tak hanya itu saja, pelaku UMKM di bidang kuliner juga akan sangat terbantu dengan adanya layanan Eazy Food. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan untuk berjaga jarak dan menghindari kerumunan membuat masyarakat enggan mendatangi langsung gerai-gerai makanan yang ada.

“Meskipun tidak disarankan berkerumun dan diminta jaga jarak, bukan berarti masyarakat tidak dapat menikmati makanan kesukaannya. Mereka bisa memesannya melalui Eazy Food, dan ini tentu saja membantu pelaku usaha kuliner agar dagangannya tetap laris terjual. Walaupun nggak ada pembeli yang datang ke warungnya, namun pembelian melalui online tetap bisa diterima dan dagangan tetap laku terjual,” ucap Edy.

Tujuan lain hadirnya Eazy Indonesia, lanjut Edy, adalah untuk mensejahterakan mitra yang bekerjasama dengan Eazy Indonesia. Menurutnya, meskipun berjalan untuk kepentingan bisnis, namun Eazy Indonesia juga akan sangat memperhatikan nasib para mitra driver yang ada di bawah naungannya. Hal ini terlihat dari jumlah potongan bagi hasil dari driver yang sangat kecil.

“Hal yang sama juga berlaku untuk pelaku usaha kuliner yang bermitra dengan kami. Kami hadir bukan hanya untuk mencari keuntungan semata, namun juga membantu kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian juga tentunya,” ujar Edy.

Saat ini, pihak manajemen Eazy Indonesia tengah melakukan berbagai kesiapan untuk peluncuran aplikasi Eazy. Aplikasi ini akan hadir dalam waktu dekat dan dapat segera dinikmati oleh masyarakat di 7 kota besar di Sumatera.

“Semuanya sedang kita matangkan. Bila sudah selesai semua, masyarakat bisa langsung download di Playstore dan menikmati layanannya. Terkait informasi yang dibutuhkan, masyarakat bisa melihatnya melalui media sosial instagram, yakni eazy_indonesia,” tutup Edy.(aini)