Keprisatu.com – Yan Rendra Sumawan (32) pembalap drag race asal Batam sepertinya harus berbangga hati. Sebab, empat kelas yang ia ikuti selama event Drug Fest 2021 Round I di Sentul Bogor berhasil menyabet empat piala di kelas yang berbeda.

Sebanyak 614 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ajang event Drag Fest 2021 di Sentul. Event ini berlangsung pada tanggal 6-7 Maret 2021.

Alhamdulillah saya dapat podium, dan ini balap drag pertama saya untuk kejuaraan tingkat nasional,” kata Rendra, sapaan akrabnya, Rabu (10/3/2021).

Rendra mengatakan, untuk event Drag Fest 2021 di Sentul kemarin, ia mendapatkan podium untuk beberapa kelas.

Diantaranya, Juara II Drag Master Kelas 12, Bracket 12 detik dengan jarak 402 meter, Juara IV Kelas FFA jarak 201 meter, Juara IV Kelas FFA jarak 402 meter dan Juara V Kelas FFA dengan jarak 402 meter.

“Walaupun saya tidak mendapatkan juara I, tapi saya merasa puas. Saya mengikuti Drag Fest ini sendiri dan mewakili Provinsi Kepri khususnya Kota Batam,” ucapnya.

Kata dia, ajang Drag Fest 2021 Round 1 ini, ia ikuti dari tim Indonesia Lancer Community (ILC) regional Batam dan Batam Auto Part (BAP Projeck). Kata Rendra, untuk mengikuti Drag race ini, ia membawa mobil sendiri ke Sentul Bogor.

“Mobil yang saya gunakan Mitsubishi Lancer Evo 6 GSR tahun 1997,” ujarnya yang sudah mengenal drag race sejak tahun 2014 silam.

Sebelum mengikuti Drag Race tingkat nasional saat ini, ia sudah sering mengikuti event tingkat Kota maupun Provinsi. Dan bahkan, ia juga pernah mengikuti balap Drag Race di Provinsi Lainnya.

“Terakhir saya ikut balap di Tanjungpinang bulan Agustus 2019 kemarin. Saya dapat juara II dan III,” ungkapnya.

Berharap Dukungan Pemerintah 

Menurut Rendra, sebelum mengikuti Drag Fest 2021 Round I beberapa persiapan khusus disiapkan Khusus persiapan mobil, ia telah melakukan beberapa renovasi terhadap mobilnya.

“Semua kita setting, mulai dari mesin hingga setting kekuatan angin untuk ban,” ucapnya.

Menurutnya, tidak sedikit biaya untuk mengikuti ajang balap mobil dikelas Drag Race. Untuk itu, ia berharap adanya bantuan dari pemerintah atau sponsor yang ingin partisipasi membantu para atlet pembalap di Batam.

“Balap ini memang hobi saya, tapi biayanya sangat besar. Apalagi di kejuaraan nasional, biayanya bukan sedikit.

Saya berharap semoga kedepannya ada bibit-bibit atlet baru untuk pembalap di Batam, saya juga berharap adanya bantuan baik dari pemerintah maupun pihak swasta agar bisa memberikan sponsor buat para pembalap. Kami ikut kejuaraan ini tidak hanya bawa nama tim atau pribadi, tapi juga bawa nama daerah,” ungkapnya. (ks10).