Limbah PT Bionesia Lobam

Keprisatu.com –   Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepri, melalui Kepala Bidang (Kabid) Limbah B3, Edison, mengapresiasi PT Cipta Pribumi Sakti yang telah bekerja sama dengan PT.Bionesia guna memanfatan limbah air kelapa.

Edison  menuturkan, program dan gagasan Direktur PT Cipta Pribumi Sakti ( PT.CIP ) sangat diharapkan, guna mengelola limbah air kelapa PT Bionesia Kawasan Lobam.

Kepala Bidang Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Provinsi Kepri, Edison

Hal itu dikatakan Edison kerena saat ini belum ada perusahaan limbah mengelola dengan maksimal. “Saat ini limbah tersebut dibawa ke Batam, kalau dibawa ke Batam, cost operasional besar karena melalui transportasi laut,” kata Edison.

Edison mengungkapkan dengan adanya perusahaan pengelolaan limbah pabrik, akan menyerap tenaga kerja dan PAD juga bagi Daerah, dan PT Bionesia bisa menjadi partner yang bisa bersenergi dalam penanganan limbah.

“Kami sebagai pemerintah siap mendukung program kerja yang positif, apalagi sifatnya membangun, apalagi saat ini wilayah kita dilanda Pandemi Covid -19, resesi , krisis ekonomi,   dan demontrasi  RUU Cipta Kerja,” ujarnya.

Edison juga menuturkan, pihaknya sudah mengirimi surat last warning ke PT Bionesia  untuk segera mengelurkan limbah tersebut.

Namun belum ada perusahaan yang bisa menjadi patner.  Sehingga dengan masuknya  PT.CIP, akhirnya membuat PT Bionesia bisa bekerja sama setelah  melengkapi persyaratan secara Undang – undang dan peraturan yang berlaku.

Direktur PT CIP Abizar, mengaku  “Kami sangat mengapresiasi  Pemerintah Provinsi Kepri,  yang sudah sangat arif dan bijaksana dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat,”  ujar Abizar.

Menurut Abizar,  General Manager PT Bionesia Bambang, sudah sepakat dengan PT CIP,  terkait kerjasama pengambilan dan pengelolaan limbah air kelapa, sehingga PT CIP menjadi rekanan PT Bionesia.  (Ks05)

Editor : Tedjo .